<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654</id><updated>2012-02-12T08:54:24.194+02:00</updated><title type='text'>Seruput</title><subtitle type='html'>"Diseruput aja, biar terasa nikmatnya"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://seruput.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>199</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2884456931696768638</id><published>2012-02-12T08:46:00.002+02:00</published><updated>2012-02-12T08:54:24.206+02:00</updated><title type='text'>Kampung Qur'an</title><content type='html'>awalnya adalah sebuah cita-cita. lalu meluncurlah kata-kata,kemudian dijalankan dengan kerja nyata. mudah-mudahan segera tercipta mohon do'anya darimu tercinta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2884456931696768638?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2884456931696768638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2884456931696768638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2012/02/kampung-quran.html' title='Kampung Qur&apos;an'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-5051408298059055454</id><published>2012-01-23T07:57:00.002+02:00</published><updated>2012-01-23T08:09:27.958+02:00</updated><title type='text'>One Day One Verse</title><content type='html'>One Day One Verse? Apaan sih?&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah Satu Hari Satu Ayat. Ini adalah salah satu metode atau cara menghafalkan al-qur'an. Karena orang bilang bahwa menghafal itu susah, maka ini adalah jawabannya. Sulitkah menghafalkan satu ayat dalam sehari?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ayoh, kita menghafal Al-qur'an. Jangan takut, Allah sudah memudahkan untuk Kita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jadi, tunggu apa lagi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-5051408298059055454?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5051408298059055454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5051408298059055454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2012/01/one-day-one-verse.html' title='One Day One Verse'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-5500001195443611190</id><published>2012-01-03T21:53:00.002+02:00</published><updated>2012-01-03T22:12:25.000+02:00</updated><title type='text'>Keuangan yang maha kuasa</title><content type='html'>&lt;p&gt;Hampir setahun ini aku hidup di Jakarta. Aku banyak bertemu dengan manusia-manusia dengan berbagai karakter. Hebatnya setiap manusia yang saya temui, selalu obrolannya tentang kesejahteraan rakyat, politik Indonesia, Ekonoomi Indonesia, Pemuda Indonesia, Partai-Partai di Indonesia, Undang-undang di Indonesia, dan juga satu pilar penting, Pancasila.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang Kepala dinas dari dinas pendidikan (tempatnya dirahasiakan) pernah berkunjung ke sekolah tempat saya mengajar. Ngobrolnya luar biasa. Tentang masa depan pendidikan Indonesia, Tentang manajemen sekolah, tentang keberagamaan bangsa Indonesia, dan obrolan-obrolan luar biasa lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada suatu hari, aku menemui kecurangan yang menurut saya adalah "proyek akal-akalan" si kepala dinas tersebut. Modusnya adalah kartu PMI. dalam kupon tertulis 1000 rupiah, tapi setiap sekolah diminta 2000 rupiah per kupon. Wah, bisa dibayangkan nilai kecurangan yang akan dihasilkan. bayangkan saja kalau seandainya ada 130 sekolah yang berada dibawahnya, dan setiap sekolah minimal mempunyai 200 siswa, berapa nominal yang akan dihasilkan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ah, itu kan hal sepele. Ada banyak lagi kecurangan yang tampak jelas, tapi tak pernah muncul ke permukaan. Dalam menerima bantuan, 25 persen harus nyangkut di kantongnya, mau sertifikasi? 200 ribu per kepala. Mau dikunjungi? lima ratus ribu. Mau apa lagi? ah, pokonya semuanya harus pake duit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah inilah yang menggelitik saya. Mengingat manusia-manusia Jakarta yang tadi; yang suka bermulut besar. Mereka berkata Ketuhanan yang maha Esa, padahal nyatanya mereka berlaku "Keuangan yang maha kuasa"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ah, lebih baik aku berhenti nyerocos. Tidak ada gunanya. Toh menggerutu juga tidak akan merubah apa-apa. Lebih baik ambil motor, starter, lalu menikmati kemacetan di Jakarta. Let's Go, Beib!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-5500001195443611190?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5500001195443611190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5500001195443611190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2012/01/keuangan-yang-maha-kuasa.html' title='Keuangan yang maha kuasa'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-8006454736233136428</id><published>2012-01-03T12:59:00.001+02:00</published><updated>2012-01-03T13:02:18.026+02:00</updated><title type='text'>Obrolan Kecil</title><content type='html'>Melanjutkan perjalanan, akhirnya kami sampai juga di rumah kawan lama itu. Untuk mengingatnya sangatlah mudah, karena rumah teman saya itu dekat dengan terminal Malingping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Setelah bertemu, kami langsung ber-cipika-cipiki. Berpelukan. Kangen-kangenan. Dan kami bertiga pun saling melepas rindu. Mengingat masa-masa ketika dulu masih berada di Mesir. Bermain kata, bersilat puisi, dan merangkum beberapa cerpen dan novel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;"&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Wah, kita dulu luar biasa juga ya&lt;/span&gt;," komentarnya.&lt;br /&gt;"&lt;span style="color:#000099;"&gt;Hahaha....sekarang juga masih luar biasa&lt;/span&gt;," Leo melancarkan joke-nya.&lt;br /&gt;"Itulah, makanya kita ini harus segera menyatukan Nusantara," aku menyela.&lt;br /&gt;"&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Itu tugas kita. Tidak boleh tidak&lt;/span&gt;," Sangkakala menimpali.&lt;br /&gt;"&lt;span style="color:#000099;"&gt;Itu bukan saja tugas. Tapi sudah menjadi kewajiban kita. Makanya kita harus saling bersilaturahim. Karena dengan silaturahim inilah yang namanya persatuan itu akan bisa diwujudkan&lt;/span&gt;." Panjang lebar Leo memberikan alasan.&lt;br /&gt;"Wah, saya sih siap saja. Apa kata komandan aja deh. hehehe. Ya sudah, kalau begitu kita beranjak ke Rumah Dunia dulu. Nanti kita bisa belajar di sana. Gimana?" Aku mengajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya mengangguk setuju. Dan kami bertiga dengan mengendarai Nissan Terano bergegas menuju Rumah Dunia-nya Gola Gong di daerah Serang Banten.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-8006454736233136428?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8006454736233136428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8006454736233136428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2012/01/obrolan-kecil.html' title='Obrolan Kecil'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-4431324132756715571</id><published>2012-01-03T12:47:00.001+02:00</published><updated>2012-01-03T12:47:45.413+02:00</updated><title type='text'>SDN Kandang Sapi 01</title><content type='html'>Setelah lelah dengan segala aktivitas yang tiada henti akhirnya bisa berlibur juga. Beberapa waktu lalu aku berlibur ke Malingping. Sebuah daerah yang berada di daerah paling barat pulau jawa bagian selatan. Daerah ini masih kawasan Banten. Saya besama teman saya Lukmanul Hakim pergi ke daerah itu untuk mengunjugi seorang kawan lama. Sangkakala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ke daerah itu kami menggunakan sepeda motor mio. Wah, ternyata medannya lumayan menantang. "Seharusnya bukan mio yang kita bawa, tapi Ninja," kelakar temanku. Aku pun cuman senyum-senyum mendengar komentarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih menarik lagi, nama-nama daerah di sana cukup menggelikan bagi kami. Kami menemukan nama daerah Gumuruh, Petir, dan beberapa nama yang bagi kami sangat lugu. Yang membuat kami tertawa keras, kami melihat sebuah tulisan SDN KANDANG SAPI 01. Huahahaha.... lucu..lucu..lucu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-4431324132756715571?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4431324132756715571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4431324132756715571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2012/01/sdn-kandang-sapi-01.html' title='SDN Kandang Sapi 01'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1844410011194924698</id><published>2011-03-15T17:22:00.001+02:00</published><updated>2011-03-15T17:37:09.173+02:00</updated><title type='text'>Semangat</title><content type='html'>Ayoh, Kembali semangat. Banyak hal yang harus dijalani. Terima kasih, Pak kiyai, Terima kasih para Dosen, terima kasih rekan guru, terima kasih siswa-siswi, terima kasih masyarakat kebon jeruk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1844410011194924698?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1844410011194924698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1844410011194924698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2011/03/semangat.html' title='Semangat'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-7241680303752318266</id><published>2011-02-12T01:25:00.002+02:00</published><updated>2011-02-12T01:40:02.514+02:00</updated><title type='text'>Aku kehilanganmu</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:Arial;  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kita pernah bertemu pada suatu sore yang redup. Aku masih ingat, waktu itu tanggal 4 november, di depan sebuah kampus megah. Kau datang berdua dengan saudara sepupumu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saat kau menghampiriku, aku tidak ingat apa-apa selain senyummu yang manis itu. Satu lagi, aku ingat benar, waktu itu, air mukamu tampak sangat gugup. Dan kau salah tingkah ketika sepupumu mohon izin untuk pulang lebih dulu. Antara iya dan tidak, kau merelakan sepupumu pulang. Dan tinggalah kita berdua saja.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Aku tahu waktu itu kau merasa sangat canggung. Mungkin kau merasa sedang berada di alam mimpi. Karena orang yang dahulu sangat kau benci, waktu itu berada di hadapanmu; berada di depan matamu. Dan dalam kondisi dan situasi yang berbeda. Aku pun begitu. Tapi aku tetap berusaha tenang. Kucoba mengusir gugupku dengan bertanya banyak hal kepadamu. Dan juga menawarkanmu untuk duduk di jok motor. Kau menolaknya. Aku menghormatimu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Itulah pertemuan pertama kita. Ya pertemuan pertama kita. Pertemuan yang terjadi setelah sepuluh tahun saling mengenal. Dalam barisan puisimu, kau menamai pertemuan-pertemuan kita melalui kabel dan gelombang dengan ‘alam mayapada biru’. Karena sejatinya, kita memang tidak pernah bertemu secara fisik. Ah, mengingatnya, aku sering tersenyum-senyum sendiri. Mungkin lucu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah pertemuan itu, aku tidak tahu ada apa denganku. Aku merasa sangat merinduimu disaat kita saling berjauhan. Oh, rupanya aku sedang terjangkit virus cinta. Ya, aku mencintaimu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan aku ungkapkan segala rasa yang ada dalam diriku kepadamu. Dan aku sudah siap untuk semua jawabanmu. Kau terima atau tolak, aku akan menerimanya dengan lapang dada.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Subhanallah. Luar biasa, kau menjawab cintaku. Kau menerimanya dengan sepenuh hati. Dan kita pun mabuk asmara. Mabuk cinta. Lalu kita bersama-sama membuang semua logika. Kita berpikir praktis yang dilogis-logiskan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hubungan kita berlangsung cukup intim. Dan tentu saja, dengan latar belakang pendidikan yang kita miliki, kita tetap santun menjalin hubungan ini. Tak ada salaman, gandengan tangan, apalagi yang lebih dari itu. Dan kita pun saling mengenal dengan baik.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi kini, semua itu hanyalah sejarah. Semua telah berakhir. Aku merasa sangat sedih. Dan aku ingin menyampaikan beberapa kata untukmu. Kau boleh mendengarkannya, boleh juga mengabaikannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;Tersenyumalah saat kau mengingatku&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;Karena saat itu, aku sangat merindukanmu.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;Menangislah saat kau merindukanku, &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;karena saat itu aku tidak ada di sampingmu.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;Tetapi pejamkanlah mata indahmu itu, &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;karena saat itu aku akan terasa ada di dekatmu &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;Karena aku telah berada di hatimu untuk selamanya.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Tak ada yang tersisa lagi untukku,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;selain kenangan-kenangan yang indah bersamamu. &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta, &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;mata indah yang dahulu adalah milikku, &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;kini semuanya terasa jauh meninggalkanku. &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Kehidupan terasa kosong tanpa keindahan &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Hati, cinta dan rinduku adalah milikmu.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Cintamu tak kan pernah membebaskanku &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain, &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;sedang sayap-sayapku telah patah karenamu &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Cintamu akan tetap tinggal bersamaku &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Hingga akhir hayatku. &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Dan setelah kematian, &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi. &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Betapapun hati telah terpikat dengan sosok terang dalam kegelapan, &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;yang tengah menghidupkan sinar redupku, &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yang sesungguhnya. &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Karena mereka tak tertandingi oleh sosok jiwa dalam dirimu &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Kau tak pernah terganti &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Bagai pecahan logam, &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;mengekalkan kesunyian,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;kesendirian, &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;dan kesedihanku. &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle"&gt;&lt;i&gt;Kini, aku telah kehilanganmu.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-7241680303752318266?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7241680303752318266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7241680303752318266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2011/02/aku-kehilanganmu.html' title='Aku kehilanganmu'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3451369885056795629</id><published>2011-01-26T12:26:00.003+02:00</published><updated>2011-01-26T12:32:30.928+02:00</updated><title type='text'>Bergerak</title><content type='html'>Ada banyak hal yang terjadi. Dan kita harus terus bergerak. Karena diam adalah sebuah kutukan yang mesti kita lawan. Ya, Kita harus senantiasa bergerak. &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:documentproperties&gt;   &lt;o:version&gt;14.00&lt;/o:Version&gt;  &lt;/o:DocumentProperties&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:enableopentypekerning/&gt;    &lt;w:dontflipmirrorindents/&gt;    &lt;w:overridetablestylehps/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:Arial;  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;  mso-fareast-language:EN-US;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;Dan perjuangan menuju kehidupan yang lebih baik tidak akan pernah selesai. Karena orang yang merasa dirinya telah selesai, ia adalah orang yang kalah. Selesai, berarti tak berdaya. Mari kita bergerak bersama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3451369885056795629?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3451369885056795629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3451369885056795629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2011/01/bergerak.html' title='Bergerak'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-21727370017720283</id><published>2010-10-03T16:34:00.001+02:00</published><updated>2010-10-03T16:34:50.637+02:00</updated><title type='text'>Telpon Genggam</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;-----Inilah  dunia perubahan. Dunia komunikasi tanpa kabel yang sangat berpengaruh  terhadap perilaku orang-orang sekitar. Ya, inilah dunia telpon  genggam.------&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Semakin  hari semakin berkembang saja dunia ini. Ya, di jaman sekarang ini,  siapa yang tidak mengenal telpon genggam. Rasanya tidak ada yang tidak  mengenal produk luar biasa ini. Produk yang bisa membuat orang yang satu  dengan yang lainnya berkomunikasi walaupun tidak di dalam satu tempat,  wilayah, negara, atau benua dengan tanpa menggunakan kabel. Bahkan  pemulung, tukang becak, pengemis, telah mengenal benda berteknologi  tinggi ini, apalagi yang tingkat kesejahteraannya lebih tinggi dari  mereka. Yang lebih luar biasa lagi adalah pemulung, tukang becak, dan  pengemis itu ternyata tidak hanya mengenal, tapi mereka memiliki dan  bisa mengoperasikan perangkat komunikasi tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Di  pasaran, permintaan telpon genggam sangatlah tinggi. Makanya, banyak  sekali produsen-produsen mulai melirik produk yang satu ini. Fitur-fitur  yang disediakan sangat beragam dan menarik. Harganya pun sangat  beragam: ada yang murah, tengah-tengah, mahal, dan sangat mahal. Tapi  itu kan tidak penting, ukuran mahal dan tidak mahal kan tergantung pada  siapa subyeknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Dalam  perkembangannya, ternyata ada dampak yang tidak pernah kita sadari.  Perlahan tapi pasti, dampak itu mulai kita rasakan. Seperti yang  dirasakan oleh seorang Saminah terhadap &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Samingan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“Mas...!” Saminah memanggil mesra ke arah Samingan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Bersamaan dengan itu, &lt;i&gt;ringtone&lt;/i&gt; Jadikan aku yang kedua-nya Astrid berdering nyaring.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“Sebentar ya, sayang. Mas angkat telepon dulu, ya,” Samingan izin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“I..,  ” belum lengkap kalimat Saminah, Samingan sudah mulai asyik  bercakap-cakap dengan lawan bicaranya menggunakan telpon genggamnya.  “Iy...yaa,” Saminah melanjutkan ucapannya yang belum lengkap dengan  suara yang hampir tak terdengar sambil memegangi bibirnya. Kemudian  Saminah mengalihkan perhatiannya kepada buku yang ada di tangannya  sambil sesekali mendengarkan suara keras Samingan yang sedang berbincang  dengan telpon genggamnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“Iya, tapi kan tidak mesti hari ini. Masih ada besok, kan?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Nadanya agak keras, lalu ia melanjutkan, “O..begitu, ya sudah. Nanti aku hubungi lagi”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Samingan menyudahi percakapan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“Dari siapa mas?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“Itu, dari kantor”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“Hmmm...Mas, adek ingin bicara sama Mas,” dengan lembut Saminah mendekati Mingan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“Ada apa, Dek? Bicara saja.“ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“Sebenarnya begini, Mas. Minah ... ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Belum  sempurna Saminah menyelesaikan kalimatnya, telpon genggam Samingan  berbunyi kembali. Kali ini, Samingan langsung menerima panggilan telpon  dan tidak menghiraukan untuk izin kepada Saminah. Samingan kembali larut  dalam perbincangan melalui sinyal dan gelombang. Setelah selesai  Samingan kembali menghadapkan wajahnya kepada Saminah. Sebenarnya,  Saminah merasa agak kesal dengan tingkah laku Samingan. Tapi rasa itu ia  simpan saja di hati dan tidak ia tampakkan kepada Samingan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“iya, begini lho, Mas...”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Telpon  genggam berbunyi lagi. Samingan langsung menerima. Saminah kesal.  Setelah selesai, dengan cepat Saminah mengajukan pertanyaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;“Mas, mana yang menurut Mas lebih penting, orang yang di depan Mas, atau yang di seberang?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Samingan  belum sempat menjawab, telpon genggamnya berdering lagi. Samingan  menerima lagi. Saminah bertambah kesal dan meninggalkan Samingan  sendirian. Setelah selesai bercakap-cakap, Samingan baru menyadari kalau  Saminah telah pergi. Ia bingung bukan main. Ah, manusia memang seperti  itu, masih ada disia-siakan, sudah tiada, dicari-cari; merasa  kehilangan. Fyuh....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Telpon  genggam Samingan berdering kembali. Kali ini ia hanya melihatnya dengan  tatapan kosong. Ia melihat sebuah nama dalam telpon genggamnya yang  seolah mengejek, “Kacian deh lo,” sebuah nama yang ia tulis untuk  temennya yang beberapa waktu lalu ditolak cewek. Kali ini kalimat itu  seperti mengejek dirinya. Ia hanya melihat layar telpon genggamnya  berkedip-kedip, bergetar, dan alunan ringtone jadikan aku yang kedua-nya  astrid mulai memenuhi telinganya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Jadikan aku yang kedua&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Buatlah diriku bahagia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Walauku pun tak kan pernah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Milikimu selamanya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-21727370017720283?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/21727370017720283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/21727370017720283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2010/10/telpon-genggam.html' title='Telpon Genggam'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1900582229882832623</id><published>2010-10-03T16:33:00.000+02:00</published><updated>2010-10-03T16:34:16.025+02:00</updated><title type='text'>Suatu Sore di Toko BUku</title><content type='html'>Sore hari selepas shalat ashar, Samina mengajakku untuk menemaninya ke  sebuah toko buku. Tanpa banyak kata, aku mengiyakan. Sebenarnya, aku  memang sudah berniat beberapa hari yang lalu untuk belanja buku.  Kebetulan, jadi belanjanya bisa barengan. Dan kami pun sepakat untuk  bertemu di toko buku SINAR ABADI yang berlokasi di dekat kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana  di toko buku itu sangat ramai. Banyak mahasiswa yang sedang asyik  mengamat-amati dan membaca-baca sampul buku. Entah mereka berniat  membeli atau hanya ingin membaca saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selamat sore, Cinta,” sapaku kepada Samina yang tengah asyik membaca bagian belakang sebuah buku.&lt;br /&gt;“Hey, kamu, Ngan. Udah nyampe rupanya,”&lt;br /&gt;“Emang kamu mau nyari buku apa sih Min? Perasaan baru kemarin kamu belanja buku.”&lt;br /&gt;“Hmm...Ya,  begini ini seharusnya mahasiswa. Menurutku, tabungan mahasiswa itu ya  buku. Ilmu. Makanya, setiap aku punya uang, aku akan selalu menyisihkan  sebagiannya untuk membeli buku. Bukan buat rokok”&lt;br /&gt;“Nyindir nih,  ceritanya? Dasar, mentang-mentang kutu buku. Emang kamu mau ngerokok?  Kamu kan cewek. Ya, tapi begini-begini, aku juga rutin belanja buku,  lho. Walaupun pada kenyataannya belanjaku tidak sebanyak belanjaan kamu.  Hehehe. Maklumlah....” Samingan mengubah intonasi dan mimiknya seperti  seorang penceramah yang sedang verada di atas mimbar.&lt;br /&gt;“Maklum apa? buat beli rokok?” Samina, menekuk pidato Samingan.&lt;br /&gt;“Ya, bukan itu lah, Min. O, ya begini nih. Sebenarnya, aku membeli rokok itu bukan tidak ada gunanya.”&lt;br /&gt;“Maksudmu?”&lt;br /&gt;“Ya, aku beli rokok itu kan buat membuka pikiran.”&lt;br /&gt;“Apa hubungannya rokok sama membuka pikiran?”&lt;br /&gt;“Wah,  kamu kutu buku, tapi hal semacam itu saja kamu tidak mengerti, gimana  sih? Begini lho, Min,” Samingan mengubah mimik mukanya menjadi sangat  serius.&lt;br /&gt;“Iya, gimana?” Samina merasa sangat penasaran.&lt;br /&gt;“orang yang  menuntut ilmu itu kan ibarat lebah. Ia harus makan yang baik-baik, dan  mengeluarkan yang baik juga. Ya, makanan yang saya maksudkan adalah  makanan buat otak, yang berupa ilmu. Ilmu itu bisa didapatkan dari  berbagai hal, salah satunya lewat membaca buku,”&lt;br /&gt;“ya, trus...”&lt;br /&gt;“Nah, yang aku tahu, tapi jangan tersinggung ya....”&lt;br /&gt;“apa?”&lt;br /&gt;“Iya, tapi jangan tersinggung ya...”&lt;br /&gt;“Oke deh, tapi kalau nanti tetap tersinggung gimana?” Samina menggoda.&lt;br /&gt;“Ya, sudah. Berarti nggak aku terusin...” Samingan mengunci kata-katanya.&lt;br /&gt;Samina  mengembangkan senyum pura-pura yang paling manis yang ia miliki  beberapa detik ke arah Samingan. Samingan hanya menunggu aksi Samina  selanjutnya sambil mengerutkan dahi. Kemudian Samina berucap, “Iya deh,  aku ga akan tersinggung”&lt;br /&gt;“Bener?”&lt;br /&gt;“Bener”&lt;br /&gt;“Janji?”&lt;br /&gt;“Janji”&lt;br /&gt;“Baiklah,  Begini. Yang aku tahu, selama ini kamu tuh rajin banget ngasih makan  otakmu, rajin banget membaca, tapi kok aku tidak pernah lihat kamu  menulis ya? Nah, mengenai rokok yang membuka pikiran itu ya seperti ini.  Rokokku itu punya peran penting dalam proses menulisku.”&lt;br /&gt;“Apa !!!? Cuman mau berkata itu, kamu meminta aku untuk tidak tersinggung? Hufh...kirain mau ngomong apaa gitu. Ternyata....”&lt;br /&gt;“iya, cuman itu”&lt;br /&gt;“Ga ngaruh, kalee... Biasa aja, aku kan suka makan”&lt;br /&gt;“Trus ga dikeluarkan?”&lt;br /&gt;“Maksudmu?”&lt;br /&gt;“Ya, makanan yang kamu makan kan tidak semuanya diserap tubuh. Apa kamu mau menumpuk kotoran di dalam tubuhmu?”&lt;br /&gt;“Ya, nggak lah. Apa menurutmu yang aku keluarkan harus kotoran?”&lt;br /&gt;“Tidak”&lt;br /&gt;“Trus...”&lt;br /&gt;“Yang  baik kau ubah jadi tenaga, ampasnya kau buang. Yang baik kau jadikan  tulisan yang menggairahkan, ampasnya jadikan motivasi”&lt;br /&gt;“O..Maksudmu  begini....,” Samina membunyikan suara des dari mulutnya. Oh, tidak, ia  membunyikan dari knalpotnya. Iya, suara itu benar-benar halus nan  lembut. Selembut angin yang mengikuti suara merdu itu. Dan tanpa  disengaja, Samingan pun menghirup aroma semerbak reaksi kimia alamiah  tersebut. Perlahan-lahan aroma itu mulai meracuni udara sekitar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1900582229882832623?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1900582229882832623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1900582229882832623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2010/10/suatu-sore-di-toko-buku.html' title='Suatu Sore di Toko BUku'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-7042864487359571056</id><published>2010-04-14T19:48:00.001+02:00</published><updated>2010-04-14T19:50:21.444+02:00</updated><title type='text'>Perjalanan</title><content type='html'>Malang - Sidoarjo - Bangil - Malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Banyak cerita. Tapi belum bisa cerita banyak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-7042864487359571056?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7042864487359571056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7042864487359571056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2010/04/perjalanan.html' title='Perjalanan'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-8773149132144745189</id><published>2010-04-12T19:33:00.001+02:00</published><updated>2010-04-12T19:38:55.396+02:00</updated><title type='text'>Sebuah Cerita; Katanya Cinta</title><content type='html'>Dua orang sahabat sedang berada di warung kopi. Yang satu terlihat ngelamun, seperti sedang mendalami suatu permasalahan yang sangat serius. Sedang yang satunya lagi sedang asyik menikmati kepulan asap Dji Sam Soe-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"apa yang akan kau lakukan jika suatu ketika nanti, cintamu membentur-bentur pada wilayah kekuasaan, kesakralan, kehormatan, dan administrasi negara yang berlipat-lipat, Nda?" tanya Odan kepada temannya,Kanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Lho...lho, ga ada angin-ga ada hujan, tiba-tiba kamu nanyanya seperti itu, sebenarnya ada apa sih?" Kanda menjawab dengan raut wajahnya agak kebingungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Odan hanya tersenyum dengan tanpa melihat ke arah Kanda, "Yang perlu kamu lakukan saat ini adalah menjawab pertanyaanku yang barusan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"O...jadi ceritanya kamu sedang jatuh cinta, ya? terus cintamu itu yang membentur-bentur pada wilayah kekuasaan, kesakralan, kehormatan, dan administrasi kenegaraan yang berlipat-lipat, ya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Odan agak kesal, "Sudahlah, kamu tidak usah banyak bertanya. Jawab saja pertanyaanku itu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Hehehe...baiklah..baiklah...Emang kalau orang sedang jatuh cinta itu jadi aneh. Tapi tidak apalah....Kalau menurut saya sih, Dan, Cinta itu patut diperjuangkan. Emang gimana sih ceritanya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diperjuangkan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Iya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana caranya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Ya, itu dia. Ceritanya gimana dulu, baru saya bisa ngasih saran tentang cara."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ok. Begini, aku suka sama seseorang. Dia juga suka sama aku. Kami sama-sama gila cinta. Cuman sayangnya, kami dari kasta yang berbeda; simple-nya, darahku darah merah dan darah dia, biru. Pokoknya perbedaannya sangat mencolok, dan itu yang jadi persoalan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Tunggu...tunggu...maksud kamu darah biru itu apa?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, ningrat, bangsawan, hartawan, keraton, priyayi, kyai, negarawan, atau apa saja yang besar-besar, yang tinggi-tinggi, yang hebat-hebat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Lho lhak enak toh?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Enak gundulmu iku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Apanya yang jadi persoalan?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keluarganya. Padahal aku dulu sudah menghentikan rasa gila ini. Tapi kemudian aku berubah pikiran, karena kita tidak pernah bisa meminta untuk dilahirkan dari golongan yang mana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Tuh, kamu lebih tau tentang itu"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, sudah. Sekarang jelaskan!" suara Odan yang memelas agak ditinggikan, sehingga terlihat seperti marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Huh, kamu tuh ada-ada saja, Dan. Baiklah. Begini, kalau dia dari kalangan orang yang mengerti, biasanya pilihan menantu tidak mempengaruhi pada kelas-kelas tertentu. Yang menjadi pertimbangan adalah kadar keilmuan dan kemampuan kamu. Selesai. Kamu sendiri merasa pantas ga menjadi bagian dari keluarga dia?" Kanda mencoba berceramah semampunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"O ya? tahu darimana kamu? Kalau masalah pantas tidak pantas aku tidak faham. Yang aku tahu sekarang, aku mencintai dia dan dia mencintaiku. Tulus. Apa adanya. Alamiah saja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Ya...ya...ya...Kalau begitu selesailah urusan. Sama-sama suka, sama-sama cinta. Menikah saja. Selesai toh."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang tuanya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Jangan perdulikan, kan yang akan berumah tangga kalian, bukan orang tuanya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gila! Kamu kira aku tidak beragama apa, kau ajari aku seperti itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Lho, apa hubungannya dengan agama?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu dia masalahnya, dalam ajaran agama kami, kami harus selalu tunduk patuh pada orang tua kami, dengan catatan orang tua kami tidak memerintahkan kami untuk musyrik kepada sang pencipta. Kamu masih muslim kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Hehehe..Ya iyalah...Aku masih muslim, masih santri. Aku faham itu. Tapi, kau juga harus sadar. Ini sudah bukan jamannya dijodoh-jodohkan, Dan. Jaman Siti Nurbaya sudah lewat."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, aku tahu itu. Tapi bukan berarti harus menentang orang tua, kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Ya, itu pilihan kamu. Kamu maunya gimana?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Iya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, kalau aku maunya, kami menikah, orang tuaku merestui, orangtuanya juga merestui."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-8773149132144745189?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8773149132144745189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8773149132144745189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2010/04/sebuah-cerita-katanya-cinta.html' title='Sebuah Cerita; Katanya Cinta'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-5454054756924315088</id><published>2010-03-02T16:14:00.001+02:00</published><updated>2010-03-02T16:14:56.748+02:00</updated><title type='text'>Basah Rindu</title><content type='html'>Gemuruh cinta ini begitu dahsyat&lt;br /&gt;Ranting-ranting cuaca yang tiba-tiba patah&lt;br /&gt;Menurunkan hujan dalam seketika&lt;br /&gt;Aku basah rindu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-5454054756924315088?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5454054756924315088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5454054756924315088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2010/03/basah-rindu.html' title='Basah Rindu'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3710647936852903782</id><published>2010-03-02T16:03:00.002+02:00</published><updated>2010-03-02T17:28:57.596+02:00</updated><title type='text'>DPR Kisruh Adekku Terbahak-Bahak</title><content type='html'>Hari selasa(2/3), pagi-pagi sekali adekku udah rewel. Tapi, untungnya, yang repot bukan aku. Ada adekku yang dengan setia menjaga adekku juga. (Yang ngga ngerti, ngga usah protes. Adekku itu ada banyak. Alhamdulillah. Ngerti kan?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, agak siang sedikit kami bersama-sama makan rujak. Di sela-sela makan rujak itulah aku iseng mengganti chanel televisi ke TV kesayangan; TV ONE. Ternyata  di chanel itu sedang menayangkan sidang paripurna yang akan membahas tentang kasus bank century yang entah siapa yang harus ditindak tegas. Sebenarnya yang akan dibahas adalah tentang laporan Pansus Century yang sudah 2-3 bulan berusaha keras membongkar dalang dari musibah century.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di layar kaca dibagi dua bagian. Satu bagian menyoroti para pendemo yang berunjuk rasa melawan aparat kepolisian dengan melempar benda-benda yang ada di lokasi. Batu, kayu, bambu, kawat, bata, bahkan ada pembatas jalan yang dirusak untuk bisa dipakai sebagai alat untuk melempari aparat kepolisian. Untuk menenangkan massa, aparat kepolisian mengguyur para pendemo dengan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, yang menarik bukan situasi di luar gedung, melainkan suasana di gedung DPR/MPR yang sejuk nan nyaman. Di dalam gedung yang megah itu, para wakil-wakil dari jutaan rakyat Indonesia melakukan dagelan humor ala srimulat, lawakan ala Kirun CS, yang lebih parah lagi, tuan-tuan berdasi yang terhormat itu, juga bisa melakukan tindakan-tindakan ala preman kampung, atau preman terminal-lah. Hehehe. Mereka saling teriak, saling umpat, ada yang sepatunya naik ke atas meja. Aku juga bingung, mau dibilang lucu ya tidak lucu, mau dibilang aneh, ya lumayan, mau dibilang....ah, gitu aja kok repot (maaf, Gus [baca:Gus Dur], istilah sampeyan saya pake). Terserahlah, mereka mau apa. Aku gak melok-melok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menonton kejadian-kejadian yang ditayangkan di televisi itu, aku mengurut dada. Serasa menonton bocah-bocah TK yang berebut mainan dengan kawan-kawannya. Yang lebih sedih lagi (aku malu mau menyebutnya “lucu”, takut entar masuk ranah hukum. Hehehe. Kan biasanya begitu, yang lucu-lucu jadi serius, yang serius-serius jadi lucu. xD), adekku yang ngga ngerti apa-apa itu (ya iyalah...orang baru dua tahun...Biasanya sih kerjaannya menangis dan mengaduh...) hari itu menampakkan giginya yang tidak rata (maklum, bukan dia yang makan coklat, tapi coklat yang makan giginya. Heheheheheeheheh :-p) Alias tertawa hebat. Wakakakaakakakaka. Tapi, kawan-kawanku di aquarium tetap tenang dengan wajah innocent-nya. Bibirku merah karena pedas sambal. Adekku melanjutkan tertawanya. Yang laen geleng-geleng kepala.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3710647936852903782?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3710647936852903782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3710647936852903782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2010/03/dpr-kisruh-dan-adekku-terbahak-bahak.html' title='DPR Kisruh Adekku Terbahak-Bahak'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-5722138931155965282</id><published>2009-12-18T16:19:00.003+02:00</published><updated>2009-12-18T16:27:07.022+02:00</updated><title type='text'>Latihan Kaya</title><content type='html'>Rokim adalah seorang penjual kain yang sukses, urusan finansialnya bisa dibilang lancar-lancar saja. Saat ini, ia mempunyai dua BlackBerry, sepeda motor Honda MegaPro dan Yamaha Viction, Mobil Toyota Kijang LGX, dan tentu saja rumah dan segala perabotnya. Selain itu, ia juga mempunyai istri yang cantik dengan satu buah hatinya yang masih berusia lima tahun. Pokoknya, yang namanya Rokim ini tidak pernah kesusahan dengan urusan keuangan. Suatu waktu, disebuah warung kopi, ia bertemu dengan seorang pria penarik becak yang sudah dikenalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang Pasar sudah sepi, Cak. Nggak seperti dulu,” Rokim memulai obrolan sambil menghisap asap Marlboro-nya dalam-dalam.&lt;br /&gt;“Hehe...walaupun pasar sepi, alhamdulillah tadi saya dapat tiga penumpang,” si tukang becak membalas dengan nada cerita.&lt;br /&gt;“Wah, kalau begitu sampean untung besar dong hari ini”&lt;br /&gt;“Wah, kalau bagi saya sih sangat besar, dan saya sangat bersyukur. Tapi bagi sampean kayanya tidak seberapa, soalnya kalau pedagang kain kan untungnya bisa sampai ratusan ribu, bahkan jutaan...”&lt;br /&gt;“Nggak juga, Cak. Sama saja”&lt;br /&gt;“Hehe. Tentu saja tidak sama. Saya, dengan menarik tiga penumpang tadi, dapat dua puluh lima ribu rupiah. Dan itu, bagi saya sudah banyak”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ada seorang pengamen datang. Baru saja si pengamen menggenjreng gitar, si tukang becak langsung memberikan uang seribu rupiah. Pengamen pun langsung pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seharusnya sampeyan tidak perlu memberi uang kepada dia,” Rokim mencoba memberikan nasehat kepada tukang becak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si tukang becak belum sempat menjawab, datang seorang anak kecil dengan pakaian lusuh. Ia meminta belas kasihan orang-orang warung, tapi tak ada satupun yang hirau. Si tukang becak kemudian mengambil uang lima ribuan, lalu memberikan kepada bocah peminta tersebut. Dan bocah peminta pun berlalu dengan mendoakan si tukang becak dan ucapan terima kasihnya yang berulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf, Mas Rokim, tadi sampeyan nanya apa?”&lt;br /&gt;“Tidak. Saya tadi tidak bertanya. Tapi sekarang saya mau bertanya, kenapa sampeyan memberi uang kepada pengamen dan peminta-minta tadi ?”&lt;br /&gt;“O, ya, saya ingat ucapan sampeyan tadi. Sebelum saya menjawab, baiknya saya tanya dulu, kenapa sampeyan menasehati saya untuk tidak memberi uang kepada pengamen tadi?” si tukang becak balik bertanya, lalu menyeruput kopi yang ada di hadapannya.&lt;br /&gt;“Ya, menurut saya, pengamen tadi masih muda, punya tenaga, dia masih kuat untuk bekerja yang lebih layak ketimbang mengamen. Dan menurut saya, dengan sampeyan memberikan uang kepada dia, itu artinya sampeyan ikut mendukung dia untuk tetap menjadi pengamen,” jelas Rokim panjang lebar ”Sekarang giliran sampeyan menjawab pertanyaan saya tadi,” lanjutnya.&lt;br /&gt;“Hmm, begitu ya. Tapi saya malah punya pandangan lain, Mas. Begini, saya rasa tidak ada orang yang punya cita-cita untuk menjadi pengamen atau seperti yang sampeyan lihat tadi; pengemis. Tidak ada. Tidak ada di dunia ini, orang yang bercita-cita untuk jadi pengemis,” tukang becak mempertegas kata-katanya, lalu ia melanjutkan, “Saya sendiri, kalau ada pekerjaan yang lebih baik, saya akan meninggalkan profesi tukang becak ini. Cuman masalahnya, orang-orang seperti mereka itu tidak punya kesempatan. Keadaan yang memaksa mereka untuk menjalani semua itu, Mas Rokim,”&lt;br /&gt;“Trus, kenapa sampeyan memberi uang kepada mereka?” Rokim mengejar, ia merasa pertanyaannya masih belum terjawab.&lt;br /&gt;Si tukang becak tertawa terkekeh-kekeh.&lt;br /&gt;“Hehehe...Ternyata, penjelasan saya tadi masih belum bisa sampeyan terima sebagai jawaban. Jadi begini, Mas. Saya biasanya sehari hanya dapat uang lima belas ribu sampai dua puluh ribu rupiah saja. Tapi tadi, belum saja lohor, saya sudah mendapat uang dua puluh lima ribu rupiah. Dan siang ini, ternyata ada orang yang menjemput bagiannya yang telah dititipkanNya kepada saya.”&lt;br /&gt;“Maksudnya?” Rokim kebingungan, dahinya berkerut.&lt;br /&gt;“Saya rasa, saya tidak perlu menjelaskan lebih detail lagi, intinya, saya sedang berlatih menjadi orang kaya, Mas. Mensyukuri apa yang telah dianugerahkan oleh yang maha menganugerahi kepada saya. Maaf saya harus pamit dulu, sudah waktunya shalat,” tanpa menunggu jawaban, si tukang becak bergegas ke kasir; membayar uang kopinya dan sekalian kopi Rokim; berkata kepada Rokim “Sudah saya bayar kopinya, Mas” ; lalu ngacir ke Masjid yang tidak jauh dari warung kopi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Rokim hanya menahan senyum; sedikit tersinggung; dalam hatinya ”&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gaya thok, melarat ae sek nge’i wong liyo. Gak kiro sugih lek carane ngono, Koen. Iki&lt;/span&gt; Indonesia”; Lalu hatinya beristighfar “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;astaghfirullahal adhiiiiiim&lt;/span&gt;, ngomong opo aku iki. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Koyo’e omongane Cak Odan akeh benere&lt;/span&gt;, astaghfirullahal adhim, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wayahe lak aku sing mbayari&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;astghfirullahaladhim&lt;/span&gt;”; istighfar lagi; istighfar lagi; lagi; dan lagi; mata Rokim terus mengekori punggung tukang becak dengan becaknya yang kemudian menghilang memasuki pelataran masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat yang bukan orang jawa aku tulisin terjemahan bebasnya yah. O ya, sampe lupa. Buat yang semua yang baca blog ini, Aku ucapin SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH 1431 H. Semoga dosa-dosa yang kita perbuat di tahun kemarin diampuni (semua orang juga mau kaleeeeeeee), Kebenaran bisa ditegakkan setegak-tegaknya di negeri ini (amieeeeeeeeeennnnnnn), dan tentunya, kita bisa mengevaluasi diri kita masing-masing. Jadi, yang malas, ayo rajin; Yang bolong lima waktunya, ayo kita tambal dan perbaiki; Yang Bohong, mulai sekarang jujur, Yuk; Yang nganggur, kerja yuk ( :-) ) ; Yang mbolosan, sekolah-lah; Yang sayang, Ehem...ehem.. (:D); Yang Cinta, Gombal (jangan mau digombalin); Yang kebelet, Kawin Yuk...(Suit-suit...asyik...asyik...undangannya mana?); Ah udah..ah, becanda mulu dari tadi. Maaf ya. Maaf. Happy New Year deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daaaaa !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjemah Teks Serampangan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;melarat ae sek nge’i wong liyo. Gak kiro sugih lek carane ngono, Koen. Iki Indonesia&lt;/span&gt; : (Jawa) Melarat aja masih ngasih orang. Nggak mungkin kaya kalau begitu caranya, Kamu. Ini Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngomong opo aku iki. Koyo’e omongane Cak Odan akeh benere&lt;/span&gt;: (Jawa) Ngomoang apa saya ini. Kayanya omongannya Cak Odan banyak benarnya&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;wayahe lak aku sing mbayari&lt;/span&gt;: (Jawa) seharusnya saya yang membayarkan/nraktir&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-5722138931155965282?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5722138931155965282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5722138931155965282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/12/latihan-kaya_18.html' title='Latihan Kaya'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-9125009986284943287</id><published>2009-12-18T16:09:00.001+02:00</published><updated>2009-12-18T16:15:59.357+02:00</updated><title type='text'>Orang Pasar</title><content type='html'>Kalau kau punya waktu senggang, sekali-kali pergilah ke pasar. Di sana, kau akan menyaksikan betapa sederhananya hidup ini. Di pasar, hidup adalah jual-beli, tawar-menawar, dan tentu saja transaksi utang-piutang. Ya, sederhana. Sangat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdiri di tengah hiruk-pikuknya pasar membuat saya sadar, bahwa kenyataannya; arus perubahan itu sangatlah cepat. Ya, sangat cepat. Secepat naik turunnya harga. Dan tentu saja arus perubahan itu sangat berpengaruh pada kehidupan bersosial dan cara saya bermasyarakat. Misalnya saja ketika saya melihat ada orang bermain curang dalam menakar timbangannya, atau melihat orang-orang tua yang bermain kata dengan dagangannya. Alih-alih mau bertransaksi, yang terjadi malah berprasangka buruk; ngrasani. Dan kalau sudah begitu, maka dengan kecepatan cahaya, informasi-informasi itu akan menyebar ke seluruh penjuru. Maka Pasar akan ramai. Orang-orang saling ngrasani.  Si ini curang dalam timbangannya, si itu tidak sesuai antara omongannya sama barang dagangannya (misalnya: dagangannya banyak yang masam, dibilang manis semua). Semua itu tentu saja tidak akan hanya berhenti di Pasar. Orang-orang pasar akan segera menyebarkan informasi itu ke tetangga-tetangganya, sanak saudaranya, dan semua orang yang ia temui. Lalu akan ada rekomendasi “lebih baik beli di bapak ini atau ibu itu. Dia pedagang yang jujur...bla..bla..bla,” dan seterusnya. Maka dengan sendirinya, saya dan orang-orang yang tahu akan segera mengucilkan, atau bahasa kasarnya akan memboikot barang dagangan si orang yang  digunjing tadi. Lalu kami beramai-ramai pindah kepada saingan-saingan si tergunjing. Atau akan mengikuti rekomendasi-rekomendasi orang-orang terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah hukum sosial orang-orang pasar. Mau tidak mau, orang yang berlaku tidak adil akan diperlakukan tidak adil pula. Tidak seperti hukum kita; hukum Indonesia, kalau kepada orang kecil hukum berdiri setegak-tegaknya, tapi kalau kepada orang yang berkedudukan, prosesnya njlimet seperti benang kusut. Perlu ada panitia dulu. Ujung-ujungnya nggak terurus juga. Jadi seperti di hutan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, di sini, di bumi Indonesia ini, hukum yang berlaku adalah hukum “Rimba”. Siapa yang kuat, ialah yang menang; siapa yang punya “duit”, walaupun dia salah, bisa jadi benar. Hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, kalau saya sih bukan siapa-siapa. Jadi, walaupun seperti ini keadaannya, saya harus tetap memaksa diri saya untuk tetap merasa bangga telah menjadi bagian dari republik ini. Mau tidak mau, saya ini tetap orang Indonesia. Ya, saya masih orang Indonesia yang berada di banyak barisan, dan termasuk barisan “pasar”-nya itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-9125009986284943287?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/9125009986284943287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/9125009986284943287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/12/orang-pasar.html' title='Orang Pasar'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3875590687155516227</id><published>2009-11-28T17:04:00.004+02:00</published><updated>2009-11-28T18:02:04.494+02:00</updated><title type='text'>Perempuan Suara Kenyal</title><content type='html'>Wahai Perempuan&lt;br /&gt;Suaramu kenyal sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu,&lt;br /&gt;suaramu yang kenyal itu&lt;br /&gt;mengental dalam kopiku&lt;br /&gt;dan kureguk sebagai pahit dan manis&lt;br /&gt;Hmm....nikmat sekali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3875590687155516227?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3875590687155516227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3875590687155516227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/11/perempuan-suara-kenyal.html' title='Perempuan Suara Kenyal'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-4761151286234828376</id><published>2009-11-28T16:59:00.003+02:00</published><updated>2009-11-28T18:02:13.110+02:00</updated><title type='text'>Negara Hukum Indonesia</title><content type='html'>Korupsi di lembaga Peradilan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;judicial corruption&lt;/span&gt;) di tanah air sekarang ini termasuk korupsi yang paling gawat kondisinya. Karena, korupsi peradilan ini telah melibatkan aktor-aktor penting di dalamnya, diantaranya polisi, jaksa, hakim, dan panitera, bahkan terjadi di semua tingkatan, juga pengacara dan masyarakat pencari keadilan itu sendiri. Keterjalinan diantara aktor-aktor itu dari waktu ke waktu telah terbangun sedemikian rupa, sehingga nyaris menyerupai organisasi mafia yang terorganisir meskipun tidak berbentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa sangat miris mendengar berita beberapa hari ini. Ada yang terjerat pidana hanya karena nge-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Charge&lt;/span&gt; HP di sebuah apartemen (nyolong listrik), ada juga yang karena mengambil sisa-sisa panen kapas sebuah perusahaan, yang kalau dijual hanya seharga empat ribu rupiah (Pencurian), ada juga yang cuman gara-gara 3 buah kakao/coklat (Nenek Minah yang malang), trus ada juga yang cuman gara-gara nyolong pulsa buat satu kali sms doang (yang ini bohong, hehehe. Hiperbola aja). Hufh...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cape deh&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sih setuju-setuju saja, bahwa segala bentuk pencurian, sekecil apapun, harus ditindak. Biar tidak kurang ajar. Tapi yang membuat saya sedih itu, yang selalu mendapatkan tindakan-tindakan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;TEGAS&lt;/span&gt; selalu dan selalu &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;hanya&lt;/span&gt; pencurian-pencurian kelas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;thelek lenthung&lt;/span&gt;  alias pencurian-pencurian kelas tai ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pencurian-pencurian level tinggi selalu diakhiri  dengan kalimat &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tidak terbukti bersalah&lt;/span&gt;. Ada orang yang merugikan negara sekian milyar, ada orang yang melarikan uang negara sekian triliun, ada orang yang berfoya-foya dengan uang negara, ada orang yang mencuri bergelondong-gelondong kayu, ada yang mencuri berjuta-juta kibik air, ada yang memanipulasi penghasilan, ada yang menilep berton-ton beras bantuan, ada yang mengambil pungutan liar alias pungli dalam melayani masyarakat, ada juga yang samar-menyamarkan ONH dan berbagai macam kasus berkelas tinggi lainnya yang tentu saja selalu tidak bisa dibuktikan di meja hijau. Ya, selalu tidak bisa dibuktikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri juga bingung. Kok bisa seperti ini ya? Kadang-kadang hati saya bertanya-tanya, layakkah negara kita ini, Indonesia yang kita cintai ini disebut sebagai negara hukum?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-4761151286234828376?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4761151286234828376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4761151286234828376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/11/negara-hukum-indonesia.html' title='Negara Hukum Indonesia'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2732394942925668456</id><published>2009-11-28T16:57:00.000+02:00</published><updated>2009-11-28T16:58:28.799+02:00</updated><title type='text'>Manusia</title><content type='html'>Allah menciptakan manusia itu dengan sempurna. Dan sempurnanya manusia itu mengalahkan kesempurnaan makhluk-makhluk Allah yang lain. Jadi, malaikat, jin, tumbuhan, hewan, angin, langit, batu, bumi dan semua makhluk Allah yang bukan manusia, itu kalah sempurna dengan manusia. Makanya manusia mendapatkan amanah, punya kemuliaan, sampai-sampai Allah memerintahkan kepada malaikat untuk bersujud kepada manusia (Adam). Mereka semua bersujud, kecuali iblis. Dalam teks al-Qur'an seperti itu, yang disuruh bersujud malaikat, tapi yang dikecualikan iblis. Sehingga ada yang berpendapat kalau iblis itu termasuk dari bangsa malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak akan metuwek dengan membahas hal itu dalam blog yang hanya untuk diseruput ini. Bisa-bisa kalian pada kabur. Kok blognya jadi ilmiah sih? Atau, wah, jadi bukan seruput lagi donk? Iya, tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu saya tulis, untuk menginformasikan bahwa manusia itu adalah sempurna-sempurnanya makhluk. Yang lain, tentu saja berada di bawah manusia nilai kesempurnaannya. Nah, dibalik kesempurnaan yang dimiliki manusia tersebut, ternyata setiap manusia dengan manusia lain itu masih beda. Ada yang tidak sama. Maha Besar Allah. Maha Suci Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau dilihat dari fisik, wah jangan ditanya, Allah tidak pernah kehabisan ide. Coba saja cari dua orang yang sama persis-sis. Niscaya kalian tidak akan mendapatkannya. Bahkan apa yang dikatakan oleh dokter sebagai kembar identik, masih saja ada bedanya. Itu fisiknya. Nah, yang lebih tidak mustahil dari itu adalah karakter manusia, kecenderungannya, kesukaannya, hobinya, kekuatannya, keilmuannya, dan lain sebagainya. Bermacam-macam. Ya bermacam-macam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Hitler yang suka membantai, ada Mao yang selalu uji coba dengan teori sosial komunisnya, ada Bush dengan gaya konspirasinya, ada Mubarok dengan gayanya yang njenggong enggak; ngeong juga enggak, ada Soeharto yang rajin mengumpulkan harta korupsi (kata surat kabar), ada Voltaire, Nietzche, Darwin, Einstein, Gandhi, Marx, Tolstoy, Ibn Hazm, ibn Taimiyyah, Imam Syafi’i, ibn Sina, al-Kadafi, ibn  al-Qayyim, ibn Katsir, Suyuthi, ibn Hajar, dan masih banyak lagi, bisa puluhan, ratusan, ribuan, ratusan ribu, jutaan, miliaran, atau bahkan lebih dari itu. Hmmm...Tapi dari sekian perbedaan-perbedaan itu; dari sekian yang bermacam-macam itu, saya lebih tertarik kepada ulah seseorang yang mengaku dirinya Grandong. (Ini nyata lho, bisa dipertanggung jawabkan kalo ini benar-benar nyata. Saksi hidupnya insyaAllah masih ada) Sumpah, saya tidak tahu siapa sebenarnya orang yang mengaku Grandong ini. Sepertinya ia adalah teman saya semasa di SMP. Mendadak ia membacakan doa dalam bentuk teks yang kemudian ia kirimkan melalui sms-nya yang sedikit ‘nakal’. Lalu ia teror juga kawan saya yang dianggapnya ‘lawan’ saya, dia kerjain, sampai kawan saya itu tertawa-tawa geli; kadang-juga sebel; jengkel; mangkel, dan lain sebagainya. Dan kalau sudah begitu, kawan saya itu akan senyum-senyum sendiri, merasa geli hatinya, atau akan marah-marah kecil dengan menyebutnya ‘kurang kerjaan’, dan bisa juga ia terbakar emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, sebagai kawan yang baik, saya akan mengingatkan; memberi saran kepada kawan saya itu, bahwa orang-orang yang berbuat demikian itu tidak perlu diladenin. Percuma. Anggap saja sebagai hiburan. Toh, tidak ada gunanya. Seperti yang biasa-biasa sudah kita dengar, bahwa sejatinya menang adalah kemenangan untuk tidak memusuhi walaupun dimusuhi; kemenangan untuk tidak membenci walaupun dibenci; kemenangan untuk tidak me-ngerjain walaupun dikerjain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, lucu juga. Biarin ajalah, Moet. Mungkin ada yang sedang menggarap tayangan acara “Gosip Islami”, dan mungkin juga, orang yang mengaku Grandong ini adalah salah satu reporternya. Kita harus tetap tenang. Ya, kita harus tetap tenang. Sambil terus melanjutkan aktivitas kita masing-masing. Sudahlah, Teruskan bacaanmu. Setelah itu, ambil pena, tuliskan dalam lembaran-lembaranmu. Beri arti pada yang sudah susah payah memahamkanmu. Biar mereka makin mantap, bahwa usaha mereka tidak sia-sia memberimu pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat melanjutkan aktivitas. Jangan lupa makan, ya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2732394942925668456?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2732394942925668456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2732394942925668456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/11/manusia.html' title='Manusia'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3539585891915414897</id><published>2009-11-28T16:56:00.000+02:00</published><updated>2009-11-28T16:57:16.313+02:00</updated><title type='text'>Padang Gelisah</title><content type='html'>Pada mulanya adalah sebuah prahara yang tak pernah surut. Lalu datang badai, ia  mengamuk tak mengenal ampun.  Alam pikiran bergelut dengan dirinya sendiri dan membentur-bentur kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah masa yang sangat membosankan ketika semua harus ditahan hanya di dalam hati. Lalu menggumpal menjadi semacam amarah kecil-kecil. Dan aku tidak punya kekuatan untuk berteriak, untuk menumpahkan amarah dan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku mencoba mencari jalan lain....&lt;br /&gt;Mencari tempat untuk menumpahkan isi hati&lt;br /&gt;O, ternyata aku telah menemukan tempat itu&lt;br /&gt;Ia di sebuah sudut yang tak berpenghuni&lt;br /&gt;Dan di situlah aku menangis&lt;br /&gt;Dengan tenang&lt;br /&gt;Tenang sekali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3539585891915414897?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3539585891915414897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3539585891915414897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/11/padang-gelisah.html' title='Padang Gelisah'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2934463388325726780</id><published>2009-11-18T07:11:00.000+02:00</published><updated>2009-11-18T07:16:09.040+02:00</updated><title type='text'>Syukur</title><content type='html'>Misalkan saja kita ingin bepergian jauh, tapi kita tidak punya bekal yang cukup, apakah kita masih berani melangkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertanyaan itu selalu berputar-putar di kepala ketika saya hendak mewujudkan impian, cita-cita yang dengan susah payah saya bangun. Nyatanya, hidup memang tidak seperti sekadar buang angin, kapan kita mau, kita bisa seenaknya menghembuskannya. Tidak, tidak sesederhana itu. Ada yang mengatakan hidup adalah perjuangan, ada yang bilang sebuah petualangan, ada juga yang bilang kecelakaan, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tentu saja, menurut saya bukan semua itu. Karena hidup adalah anugerah, sebuah kepercayaan dari sang pencipta kepada makhluknya yang berbentuk amanah. Kita dianugerahi segala macam kenikmatan. Tak terhitung nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm, dengan selalu mengingat hal itu, saya menjadi sadar, bahwa saya harus tetap beryukur walaupun ada kejadian-kejadian yang tidak sesuai dengan keinginan-keinginan saya, impian saya, cita-cita saya, rencana-rencana saya, dan segala hal yang saya harapkan. Walaupun pada kenyataannya memang terasa sangat sakit. Ya, saya harus tetap bersyukur. Karena dalam hidup ini sebenarnya tidak ada yang namanya nasib buruk. Yang ada adalah nasib baik dalam bentuk yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya harus belajar bersyukur. Dari hal sekecil apapun. Sebesar apapun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2934463388325726780?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2934463388325726780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2934463388325726780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/11/syukur.html' title='Syukur'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-4827603638170641168</id><published>2009-11-18T06:22:00.001+02:00</published><updated>2009-11-18T06:26:13.554+02:00</updated><title type='text'>Selamat Ultah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jew5LPwVPBM/SwN3B3VRe2I/AAAAAAAAAZk/8xlwRMj7hhI/s1600/n821438607_1873.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jew5LPwVPBM/SwN3B3VRe2I/AAAAAAAAAZk/8xlwRMj7hhI/s320/n821438607_1873.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405294851691477858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;style type="text/css"&gt;  &lt;!--   @page { margin: 0.79in }   P { margin-bottom: 0.08in }  --&gt;  &lt;/style&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kenyataan memang tidak selalu sama dengan apa yang kita bayangkan. Tapi&lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;, walau bagaimanapun juga, hidup adalah anugerah yang wajib kita syukuri. Banyak kejadian yang kadang-kadang berada diluar batas perkiraan kita, diluar batas pikiran kita, diluar batas nalar kita. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"&gt;Misalnya kita berpikir tentang asal-usul kita sendiri. Lalu kita bertanya-tanya, kenapa kita terlahir ke dunia? Kenapa harus saya, misalnya, yang harus terlahir dari hubungan ibu-bapak saya ? Kenapa harus ada generasi penerus ? atau kenapa saya harus terlahir seperti ini dan kamu seperti itu ? Kenapa, kenapa, kenapa ? Ya, tanya kenapa ? Dengan taanda tanya yang sangat besar.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"&gt;Ah, itu semua tidak penting, yang paling penting adalah kita sendiri, ya, keinginan-keinginan kita, cita-cita kita, kehadiran kita, dan kemanfaatan kita di tengah-tengah masyarakat kita.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"&gt;Lebih penting lagi, sekarang adalah hari dimana dua tahun yang lalu adek kecilku terlahir. Ya, mungkin dia tidak tahu apa-apa, mungkin dia bertanya-tanya. Kenapa dia sampai harus menghirup udara di dunia yang sudah tidak nyaman ini. Yang seterusnya akan mengikuti arus kehidupan yang kadang-kadang juga konyol. Gak dinyono-nyono.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"&gt;Hmmm... Selamat Datang adekku, selamat Ulang Tahun. Berlatihlah mbrangkang, berjalan, dan kemudian berlari. Kalau kamu sudah cerdas, bikinlah sayap, lalu terbanglah ke dunia yang belum pernah kakak jalani. Ya, SELAMAT ULANG TAHUN. Semoga kehadiranmu di dunia ini tidak sekedar tampil dan narsis-narsisan. Tapi ada nilai manfaatnya. Amin ya robbal Alamin. Selamat, jatah hidupmu juga sudah mulai dikurangi.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-4827603638170641168?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4827603638170641168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4827603638170641168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/11/selamat-ultah.html' title='Selamat Ultah'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_jew5LPwVPBM/SwN3B3VRe2I/AAAAAAAAAZk/8xlwRMj7hhI/s72-c/n821438607_1873.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-6768773900719153574</id><published>2009-11-13T04:31:00.002+02:00</published><updated>2009-11-13T04:41:55.132+02:00</updated><title type='text'>Sok Sibuk</title><content type='html'>Belum sempat ngisi blog. Sekarang kerjaannya sok sibuk; keliling jawa timur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-6768773900719153574?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6768773900719153574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6768773900719153574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/11/sok-sibuk.html' title='Sok Sibuk'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-7386323112602523785</id><published>2009-07-27T08:56:00.001+02:00</published><updated>2009-07-27T09:00:51.850+02:00</updated><title type='text'>SURABAYA</title><content type='html'>Aku tidak tahu menahu dengan celana dan isinya, yang aku rasakan saat ini adalah nyamuk dan gatelnya yang tidak akan pernah bisa aku lupakan. Huancik...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-7386323112602523785?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7386323112602523785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7386323112602523785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/07/surabaya.html' title='SURABAYA'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-8533071880922617696</id><published>2009-07-12T02:07:00.002+02:00</published><updated>2009-07-12T02:11:15.798+02:00</updated><title type='text'>Evolusi?</title><content type='html'>Setelah berpisah selama kurang lebih 5 tahun, tanpa sedetikpun bersua, akhirnya aku bisa berkumpul lagi dengan keluargaku. Tapi Saya rasakan semua berubah. Ya, semua telah berubah. Mungkin mengikuti perkembangan zaman. Apa ini yang disebut ber-evolusi?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-8533071880922617696?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8533071880922617696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8533071880922617696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/07/evolusi.html' title='Evolusi?'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-7729581878963829437</id><published>2009-07-12T02:06:00.000+02:00</published><updated>2009-07-12T02:07:17.338+02:00</updated><title type='text'>Syisya</title><content type='html'>Ternyata, Nyisya di Malang lebih Asyik Lho, ga ercaya? coba aja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-7729581878963829437?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7729581878963829437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7729581878963829437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/07/syisya.html' title='Syisya'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2505800785359220648</id><published>2009-06-15T08:26:00.002+02:00</published><updated>2009-06-15T08:33:26.390+02:00</updated><title type='text'>Singgah</title><content type='html'>Jakarta: PTIQ, UIN, kemang, cinere, berbagai mall&lt;br /&gt;Bekasi: Yayasan Nurjamilah, dan muter-muter bekasi.&lt;br /&gt;Bogor: Paling adem diantara daerah2 yang saya singgahi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar: Wuih...pergaulan di Indonesia ternyata lebih dahsyat dari yang saya bayangkan sebelumnya. Gila..gila...Gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara berpakaian, model, dan semua-muanya bikin saya geleng-geleng. Entahlah saya harus menybut ini apa? Keindahankah? Kebebasankah? atau apalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehehe...&lt;br /&gt;Inilah Indonesia. Negara Serba Ada. Jangan Kaget ya. Ini indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Welcome to INDONESIA; dunia realita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo berjuang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2505800785359220648?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2505800785359220648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2505800785359220648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/06/singgah.html' title='Singgah'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2000092948065188745</id><published>2009-06-12T13:28:00.001+02:00</published><updated>2009-06-12T13:31:10.817+02:00</updated><title type='text'>Jakarta</title><content type='html'>Panas, sumuk, keras, ganas, garang, gila. jadi shock nih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2000092948065188745?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2000092948065188745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2000092948065188745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/06/jakarta.html' title='Jakarta'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-5804771752407350479</id><published>2009-06-04T00:55:00.002+02:00</published><updated>2009-06-04T00:59:24.637+02:00</updated><title type='text'>Buatmu Yang Tak Sanggup Aku Bayangkan</title><content type='html'>Aku tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya. Yang jelas, kau perlu mendengarkan aku. Semua yang kamu dengar, bukanlah nyata. Aku pasti akan menjelaskannya. Bukan karena apa, karena aku sayang kamu, aku cinta kamu. Ya, I love you.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-5804771752407350479?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5804771752407350479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5804771752407350479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/06/buatmu-yang-tak-sanggup-aku-bayangkan.html' title='Buatmu Yang Tak Sanggup Aku Bayangkan'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-5010867551936483802</id><published>2009-06-04T00:51:00.002+02:00</published><updated>2009-06-04T00:55:53.236+02:00</updated><title type='text'>Sayonara</title><content type='html'>Aku sebenarnya enggan berpisah. Namun perjuangan ini tidak akan terlaksana kalau kita tidak berpisah. Relakanlah sejenak diriku dibawa angin, memperjuangkan cita-cita yang entah setinggi apa. Tenanglah... Damailah, angin juga yang akan mempertemukan kita kembali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-5010867551936483802?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5010867551936483802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5010867551936483802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/06/sayonara.html' title='Sayonara'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-4067246647975374886</id><published>2009-06-04T00:48:00.003+02:00</published><updated>2009-06-04T00:51:42.336+02:00</updated><title type='text'>Siasat</title><content type='html'>Bukan karena malu atau lupa. Tapi beginilah aku jalani. Aku biarkan terlebih dahulu, dan kemudian mengolahnya setelah jiwanya tenang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-4067246647975374886?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4067246647975374886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4067246647975374886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/06/siasat.html' title='Siasat'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-6484850521977116322</id><published>2009-05-06T11:33:00.000+02:00</published><updated>2009-05-06T11:35:18.641+02:00</updated><title type='text'>To Be Strength</title><content type='html'>When life pushes you down, Push back!&lt;br /&gt;That's what you're here for&lt;br /&gt;You;re capable, you're creative,&lt;br /&gt;you're full of life and energy,&lt;br /&gt;You have what it takes to move yourself forward&lt;br /&gt;around any obstacle&lt;br /&gt;Don't let anything stop you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Take strength from meeting the challenges,&lt;br /&gt;and move a head&lt;br /&gt;The struggles you face are just what you need&lt;br /&gt;to fulfill your potential greatness&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A year from now&lt;br /&gt;when you look back at today,&lt;br /&gt;you'll see that the problem&lt;br /&gt;you're so concerned with right now,&lt;br /&gt;was another valuable lesson waiting to be learned&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-6484850521977116322?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6484850521977116322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6484850521977116322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/05/to-be-strength.html' title='To Be Strength'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1810311129935278103</id><published>2009-03-31T17:01:00.002+02:00</published><updated>2009-03-31T17:16:17.824+02:00</updated><title type='text'>Untuk Guruku</title><content type='html'>ya, Bu Guru&lt;br /&gt;nasehatmu masih aku ingat&lt;br /&gt;nasehatmu telah menyatu dengan segala cairan di kepalaku&lt;br /&gt;mengisi setiap ruang dalam otakku&lt;br /&gt;lalu mengalir ke segala arah&lt;br /&gt;ke seluruh tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, Bu Guru&lt;br /&gt;semua masih aku ingat&lt;br /&gt;semua masih kuingat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O..., Bu Guru&lt;br /&gt;soal rindu, aku juga begitu&lt;br /&gt;rindu sekali&lt;br /&gt;rindu akan senyummu,&lt;br /&gt;tangismu,&lt;br /&gt;juga ceritamu&lt;br /&gt;dan yang paling aku rindukan&lt;br /&gt;adalah kopi pahit buatanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena hidup terus mengalir,&lt;br /&gt;maka aku tidak akan pernah bertanya,&lt;br /&gt;"Kapan kita akan berjumpa kembali?"&lt;br /&gt;ya, kita jalani saja hidup kita ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terus bergerak,&lt;br /&gt;terus mengalir,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu guru,&lt;br /&gt;Selamat Menjalani Hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Thank you banget buat semua pelajaranmu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1810311129935278103?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1810311129935278103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1810311129935278103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/03/untuk-guruku.html' title='Untuk Guruku'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2447910553994167969</id><published>2009-03-31T16:50:00.002+02:00</published><updated>2009-03-31T17:01:29.300+02:00</updated><title type='text'>Setengah Sadar</title><content type='html'>Aku merasa, hidup ini hanyalah pengulangan-pengulangan saja. Ya, tidak lebih. Hanya sebatas rutinitas. Lalu ketika ada sesuatu yang baru, seolah terpikat; terpesona, aku menjadi seseorang yang lupa diri. Tidak sadar, bahwa sebenarnya, diatas kehendak pribadi, masih ada kebahagiaan orang lain, entah itu keluarga, dan orang-orang yang aku sayangi. Lebih dari itu, diatas kehendak pribadi juga, ada yang lebih azazi. Ya, itulah kehendak Tuhan, Skenario Tuhan, Ketentuan Tuhan, atau biasa orang menyebutnya dengan 'Takdir'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, aku gak boleh ceroboh,&lt;br /&gt;nggak boleh egois.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku harus belajar,&lt;br /&gt;selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2447910553994167969?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2447910553994167969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2447910553994167969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/03/setengah-sadar.html' title='Setengah Sadar'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-8566811137227651926</id><published>2009-03-31T16:48:00.000+02:00</published><updated>2009-03-31T16:50:07.012+02:00</updated><title type='text'>Jahat</title><content type='html'>Semula, semuanya berjalan normal. Mungkin salahku, aku juga tidak tahu.&lt;br /&gt;Yang jelas, makin banyak datang masalah, akan menambah wawasan baru, pengetahuan baru, dan banyak hal baru yang tidak akan pernah didapat kalau tidak mendapatkan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun kamu, tidak perlu bertanya, kenapa judul di atas harus "Jahat"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena apa. Karena sikapmu yang 'halus' dan 'lentur' itu, telah meluluhlantakkan sesuatu yang bernama 'kebersamaan' . Ya, semuanya berubah. Perlahan. Tapi pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kamu akan mengatakan,"ah, itu kan hanya hal yang sepele". Baiklah, kita sepakati saja hal itu sebagai hal yang sepele. Tapi asal kamu tahu saja, pesawat terbang akan jatuh hanya karena satu lubang sebesar jarum yang tidak tertambal. Sekali lagi, hanya lubang seluas jarum. Jarum paling kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serius, ini bukan apa-apa. Aku hanya menyesal, kenapa semua begitu cepat merambat.&lt;br /&gt;Aku tidak tahu.&lt;br /&gt;Maaf kalau aku banyak salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mau istirahat sejenak. Aku lelah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-8566811137227651926?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8566811137227651926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8566811137227651926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/03/jahat.html' title='Jahat'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-8927839496481346995</id><published>2009-02-09T17:51:00.001+02:00</published><updated>2009-02-09T17:56:12.329+02:00</updated><title type='text'>Tentang Gosip</title><content type='html'>Beberapa waktu yang lalu, saya mendapat pertanyaan yang sangat serius dari seorang teman. Serius sekali. Dia ingin klarifikasi sebuah kabar. Katanya, ada kabar bahwa saya telah menikah dengan seseorang. Gubrakkkkkkk. . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, saya tidak menghiraukan. Buat apa hal semacam itu saya hiraukan. cuman bikin mual saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari berlalu, ada lagi yang mengabari hal yang sama. Tapi  ketika saya tanya, kabar itu dari siapa, orangnya menyembunyikan, "Ada deh...," begitu katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi merasa aneh. Siapa yang bermain-main dengan gosip semacam ini? lucu aja. Dan saya tidak lagi memperdulikannya lagi. "Sudahlah, itu hanya gosip. Kalau saya married, masa teman-teman yang lain tidak saya undang, ya kan?," Saya memberi penjelasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, seseorang menelpon saya. Penting katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi di dalam telpon itu, intinya adalah sama dengan dua hal di atas. Tentang gosip. Kami berbicara serius di dalam kabel. Ujung-ujungnya, saya tidak tahan. Saya terharu, air mata saya meleleh. Dia juga. Dan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh. Sudah sedemikian akutkah gosip ini, hingga membuat semua orang jadi gelisah. Fyuhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sya menuliskan ini, saya masih belum tahu, siapa orang di balik ini semua, siapa yang menyebar gosip ini. Saya juga tidak tahu, apa sebenarnya tujuan orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, saya hanya mau berbaik sangka saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-8927839496481346995?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seruput.blogspot.com/feeds/8927839496481346995/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35515654&amp;postID=8927839496481346995&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8927839496481346995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8927839496481346995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/02/tentang-gosip.html' title='Tentang Gosip'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3989712548260980532</id><published>2009-02-04T13:52:00.003+02:00</published><updated>2009-02-08T19:22:00.538+02:00</updated><title type='text'>Maaf</title><content type='html'>Khusus buat : Mbah Nadhief Shidqi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, hari ini saya merasa sangat berdosa. Karena saya telah tidak menepati janji. Ya, bagi saya, mengundur waktu tanpa memberi tahu, itu sama artinya dengan tidak menepati janji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dengan ini, saya ingin menyampaikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MOHON MAAF yo, Mbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah, besok-besok nggak lagi. Saya janji, ini yang pertama dan yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3989712548260980532?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seruput.blogspot.com/feeds/3989712548260980532/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35515654&amp;postID=3989712548260980532&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3989712548260980532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3989712548260980532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/02/maaf.html' title='Maaf'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3915653896976217679</id><published>2009-01-31T08:25:00.003+02:00</published><updated>2009-02-08T19:22:27.065+02:00</updated><title type='text'>Berhentilah Menangis</title><content type='html'>Bukan sebuah dosa kalau kamu ingin menangis, tapi aku harap kamu menghentikan tangismu itu.  Ya, aku ingin kamu menghentikan tangismu itu. Aku tidak kuat mendengarnya . Seluruh badanku ngilu mendengar suara tangismu, dan akhirnya pipiku ikut basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah seorang lelaki. Ya, lelaki. Kamu tahu kan lelaki itu apa? Ya, lelaki itu adalah sesosok yang tak pernah bisa merasakan rasa sakit, ngilu, atau semacamnya hanya karena keributan fisik. Ya, aku adalah lelaki. Aku tak merasakan apa-apa ketika mata kiriku diinjak-injak sampai lebam, aku mati rasa ketika jariku terkena pisau, lenganku disabet pedang, atau ketika mukaku bonyok dihajar penodong. Aku tidak merasakan apa-apa. Itu hal biasa bagi seorang lelaki. Sebuah latihan. Aggap saja begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aneh, mendengarmu menangis, aku seperti kehilangan kekuatan. Bulu kudukku merinding, mataku mendung, dan tubuhku seperti sedang ditusuk-tusuk jarum. Ngilu. Ngilu sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhentilah menangis, sayang, berhentilah...&lt;br /&gt;Simpan dulu air matamu.&lt;br /&gt;Suatu saat kau pasti membutuhkannya.&lt;br /&gt;Aku yakin itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3915653896976217679?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seruput.blogspot.com/feeds/3915653896976217679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35515654&amp;postID=3915653896976217679&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3915653896976217679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3915653896976217679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2009/01/berhentilah-menangis.html' title='Berhentilah Menangis'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-6345487680235557944</id><published>2008-12-08T13:19:00.001+02:00</published><updated>2008-12-13T06:43:12.928+02:00</updated><title type='text'>Terima Kasih</title><content type='html'>Aku tidak pernah lagi posting di blog ini. Tapi kamu sedemikian rajin membuka-buka dan membaca postinganku. Aku merasa sangat berdosa. Anggap saja ini dosa besar yang pernah kulakukan. Maka dari itu, dalam kesempatan yang sangat bahagia ini, ingin sekali aku menyampaikan beberapa hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pak, Buk, Dek, lan sekaliyan keluarga sedoyo, nyuwun ngapunten. Salam sungkem sangking Kairo.&lt;br /&gt;2. Ann, Makasih bukunya, sorry ga bisa ngasih apa-apa. Ups, Happy B'thday ya..Smoga Allah memberikanmu umur yang barokah.&lt;br /&gt;3.Ann, makasih juga, karena kamu yang nganterin ke rob'ah. Jadi enak nih. Happy B'thday juga ya. Sorry, belum bisa ngasih apa-apa. Hanya bisa ikut mendoakan, semoga dengan bertambah umurmu, semakin dewasa, semakin cool, semakin hmmm...pokoknya makin mantap deh. Kangen tau.&lt;br /&gt;4.Neng Ziya, Guruku yang paling manis. Katanya kemarin mau berbagi, mana. Ditagih nih. Udah ketemu, belum,  yang dicari?&lt;br /&gt;5.Empiikk, Mana bukunyaaaaaaaaa?&lt;br /&gt;6.Mbah Nad, asli tuambah uedan, bunuh diri tah mbah?&lt;br /&gt;7.Mas Thab, Nah, yang ini emang bener bunuh diri. Awas ada yang ngintip lho. Kentutnya jangan dikerasin lagi ya mas.&lt;br /&gt;8.Faizin, akhirnya bisa kesampaian juga. Baca puisi di balik jeruji besi (sel). Ada skopil di Kairo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat anak-anak rumah budaya semuanya, tanpa terkecuali, mohon maaf lahir dan batin. Terus berjuang yah. InsyaAllah akan menjadi amal ibadah. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam juga buat sahabat-sahabati Terobosan, terus berjuang. Maaf lahir dan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Bombom, Bambang, Davint, Mumu, Angga, Aviv, dan semuanya yang ngga bisa disebutin satu per satu. Pokoknya mah, NAKAMA dan BRIGAFISCA, kalian adalah darahku. Jadi, mustahil kan kalau tidak saling memaafkan. Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah, bagaimana kita saling memaafkan. Dan yang menjadi alasan saya menulis ini adalah, karena saya udah banyak berbuat salah. So, Hapunten, ngapunten, maaf, saporanah, forgive me, afwan, ma'alisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yo, wes lah. Poko'e sepurone seng akeh yo.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-6345487680235557944?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6345487680235557944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6345487680235557944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/12/terimak-kasih.html' title='Terima Kasih'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-371740213868226300</id><published>2008-12-08T13:09:00.000+02:00</published><updated>2008-12-08T13:15:42.813+02:00</updated><title type='text'>Hari Raya</title><content type='html'>Kita menyebutnya hari raya yang juga berarti hari besar. Hari itu adalah hari bersejarah, dimana seorang hamba membuktikan rasa cinttanya kepada dzat yang dicintainya melebihi rasa cintanya kepada yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaan seorang hamba pada sang pencipta, bukan hanya melalui lisan saja, tapi perlu dibuktikan dengan tindakan yang nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percaya, atau bahasa sederhananya 'ngimani' terhadap sesuatu, tidak bisa hanya dengan mengucapkan kalimat-kalimat saja. Lebih dari itu, harus ada tindakan konkrit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah kepalang cinta, apapun akan diberikan. Kisah nabi ibrahim yang hendak menyembelih ismail, anak semata wayangnya, anak yang diharap-harapkan kehadirannya, ternyata diminta kembali. Bagaimanapun, cinta bukanlah kegilaan tanpa memikirkan dampak, akibat, dan berbagai konsekwensi yang harus diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, kita semua merayakan hari cinta. Cinta kepada dzat yang maha memberi. Hari raya inilah yang akan mengingatkan kita, bahwa semua yang kita miliki bukanlah milik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus apalagi dong?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gini aja deh,&lt;br /&gt;SELAMAT HARI RAYA IEDUL ADHA 1429&lt;br /&gt;mohon maaf lahir dan batin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-371740213868226300?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/371740213868226300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/371740213868226300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/12/hari-raya.html' title='Hari Raya'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1096203191711933661</id><published>2008-09-18T04:50:00.000+02:00</published><updated>2008-09-18T04:56:40.614+02:00</updated><title type='text'>Banca'an</title><content type='html'>Kembali lagi. Ritual lagi. Memberikan nyawa pada sesuatu yang baru. Masih tetap dengan gaya lama. Tradisional. It's a climax of tradition.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1096203191711933661?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1096203191711933661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1096203191711933661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/09/bancaan.html' title='Banca&apos;an'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-5411879307345576261</id><published>2008-09-10T18:59:00.000+02:00</published><updated>2008-09-10T19:05:34.067+02:00</updated><title type='text'>Mimpi yang Bikin Bingung</title><content type='html'>Saya tidak tahu harus berkata apa. Hari ini aneh sekali. Dalam sehari, saya bermimpi sampai dua kali. Mimpi itu adalah dua mimpi yang sama. Pertama, waktu mau makan sahur. Waktu itu tidak ada orang yang membangunkan saya untuk makan sahur *ya iya lah, orang nasinya belum mateng*. Mimpi itulah yang membuat saya terbangun. Kudapati seluruh tubuh berpeluh; penuh keringat. Nafas saya tidak teratur. Dan tentu saja, untuk mengenali sekeliling, saya harus mengumpulkan nyawa dulu. baru setelah semuanya terkumpul saya sadar. SAURRR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, di pagi harinya. Setelah sholat subuh, saya tidur lagi. Tidak ada ngaji, karena mata ngantuk banget. cuman dua jam tidurnya semalem, eh salah, sepagi. Saya mimpi lagi. Mimpi yang sama. Aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya berjanji bahwa saya tidak akan tidur lagi *maksudnya hari itu*. Takut mimpi lagi. Takut sama lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe sekarang saya masih bingung, sebenarnya apa arti dari mimpi itu. Lebih bingung lagi, saya tidak bisa menceritakan mimpi itu. Entahlah. Aneh. Padahal saya sudah mencoba untuk menuliskannya. Tapi tetap saja nggak bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huh...Kepala Puyeng...Pening....Asem...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena di mimpi kedua itulah, saya jadi seperti orang kesurupan. Keringat mengucur dengan deras. Saya melihat teman saya tanpa berkedip, melotot tepatnya. Hingga akhirnya, ia menyadarkan saya. Membangunkan saya. Saya benar-benar tidak kuat. Gila. Saya langsung lari ke dapur. Minum. Tidak puasa. Mokel. Fyuhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Allah, ampuni saya, ya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-5411879307345576261?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5411879307345576261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5411879307345576261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/09/mimpi-yang-bikin-bingung.html' title='Mimpi yang Bikin Bingung'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-8289002062411612783</id><published>2008-09-08T22:10:00.000+02:00</published><updated>2008-09-08T22:15:31.082+02:00</updated><title type='text'>Rumah</title><content type='html'>Bagaimanapun keadaanmu&lt;br /&gt;Selalu saja membuatku kangen&lt;br /&gt;Tidak ada yang lebih setia darimu dalam menunggu&lt;br /&gt;Atau bahkan tidak ada sama sekali yang menyamaimu&lt;br /&gt;Maka inilah salamku&lt;br /&gt;inilah ucapku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih telah menungguku"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-8289002062411612783?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8289002062411612783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8289002062411612783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/09/rumah.html' title='Rumah'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1046253802264841400</id><published>2008-09-08T02:31:00.000+02:00</published><updated>2008-09-08T02:32:16.517+02:00</updated><title type='text'>Berontak</title><content type='html'>Aku berusaha menjauhi keramaian&lt;br /&gt;hanya karena ingin menikmati kesendirian&lt;br /&gt;lalu melakukan usaha dengan mengurung diri di dalam kamar&lt;br /&gt;Tapi tetap saja, imajinasiku lari liar ke mana-mana&lt;br /&gt;Batinku mengembara entah ke mana&lt;br /&gt;padahal aku tidak ke mana-mana&lt;br /&gt;masih di sini, di dalam kamar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1046253802264841400?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1046253802264841400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1046253802264841400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/09/berontak.html' title='Berontak'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2839822232464025311</id><published>2008-09-08T02:12:00.001+02:00</published><updated>2008-09-08T02:30:23.142+02:00</updated><title type='text'>Turbulence</title><content type='html'>Seorang perempuan dengan gegabah menghampiriku. Ditariknya tanganku dengan tanpa perasaan. Lalu aku membentaknya dengan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ih, kamu apa-apaan sih? kaya anak kecil aja"&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Kamu yang apa-apaan? Kamu ngapain kemarin ga datang? Janjinya mau datang"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Sorry, deh. That is my mistake. Soalnya burung dan ikanku meninggal dunia"&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Innalillahi wainnalilahi rojiun. O ya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Iya, makanya aku sedih banget, dan itu yang membuatku malas keluar rumah"&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Hmmm....Kamu yang sabar yah. I'm sorry to hear that"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diam saja. Padahal dalam hati seneng banget, udah berhasil mengalihkan pembicaraan... Keadaan hening sejenak. Dan tiba-tiba suara pun meluncur dengan lancar dari mulut mungil si perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Cause everybody's gotta die sometime, we fell apart. Let’s make a new start. Cause everybody's gotta die sometime. Yeah, But baby don't cry"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hampir tidak bisa menunjukkan ekspresi apa-apa. Batinku ngakak nggak karuan. Pinter juga nih perempuan bikin-kata-kata. Sialan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Udah, deh. Nggak usah gombal gitu. Kamu kan cewek. Nggak baik ngegombalin cowok," pintaku memelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba mukanya jadi asem, manis, asin...Hmmm, tapi kayanya banyakan asemnya deh. Jadinya ya gitu, mukanya kayak ditekuk-tekuk gitu deh.Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Yah, kamu gimana sih? Jadi cowok yang pengertian dong. Saya kan cewek yang selalu mengedepankan perasaan. Jadi, kalau kamu sedih, saya juga ikutan sedih."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"O, gitu ya?"&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"iya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Wong yang meninggal burung sama ikan saya, kok. Bukan saya."&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Walaupun..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Trus..."&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;"Cappe deh"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2839822232464025311?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2839822232464025311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2839822232464025311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/09/turbulence.html' title='Turbulence'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3258453218182654569</id><published>2008-08-31T02:24:00.002+02:00</published><updated>2008-09-08T02:12:06.286+02:00</updated><title type='text'>Ramadhan Karim</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Awal Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa negara telah menentukan awal Ramadhan. Tadi mufti mesir, DR. Ali jum'ah mengumumkan bahwa penetapan awal ramdhan 1429 H adalah hari senin tanggal 1 september 2008. Hal ini didasarkan pada hasil pemantauan hilal pada beberapa titik lokasi oleh tim ahli. Bulan sabit pada hari sabtu, tanggal 30 Agustus 2008 belum terlihat setelah mata hari terbenam. Sehingga penetapan hari terakhir bulan sya'ban adalah pada hari minggu, tanggal 31 Agustus 2008. Dan senada dengan Mesir, pihak Arab Saudi, Palestina, Kuwait, Qatar, bahrain, dan juga Uni Emirat juga akan memulai berpuasa pada hari senin, 1 September 2008. Namun tetangga dekat Mesir, Libya akan memulai puasa pada hari minggu, 31 Agustus 2008. Beda lagi dengan Iran yang akan memulai puasa pada hari selasa, 2 September 2008. Irak, kaum syiahnya akan memulai puasa tanggal 2 September, sedang kaum sunninya akan memulai 1 September, mengikuti Arab Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, Pemerintah belum menentukan. Namun muhammadiyah sudah menentukan awal puasa adalah hari senin, 1 september 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah keindahan islam. Dimana perbedaan akan menjadi rahmat, bukan malah menjadi pemecahan. Walaupun berbeda penentuan tanggal satu ramadhan, walau berbeda penentuan satu syawal, tapi tetap memegang teguh ruhul islam, yaitu al-Qur-an dan Hadits. Perbedaan itulah yang memjadi warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ramadhan di Mesir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan di Mesir sangatlah wah. Semua penduduk Mesir, dari desa sampai ke kota, semuanya sangat menghormati datangnya bulan ramadhan. Mereka berlomba-lomba menyambut bulan ramadhan dengan antusias. Suasana religius akan nampak lebih kentara ketimbang di bulan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ramadhan Karim," kalimat itu akan sering kita dengarkan bila menjumpai seseorang yang sedang terlibat pertengkaran mulut, atau terjadi kesalahfahaman. Dengan kalimat tersebut, orang yang berselisih akan segera mengucapkan istighfar, dan redalah perselisihan. Hebat bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di toko-toko, di rumah-rumah, dan di jalan-jalan akan dibersihkan, dipasangi lampu-lampu hias yang semacam lampion kalau di Cina, dan dihiasi beberapa poster-poster tentang ayat dan hadits-hadits mengenai keutamaan bulan ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan itu saja, kalau anda berkunjung ke Kairo, anda akan mendapati banyak orang mengantri di masjid-masjid, di musholla-musholla kecil, atau di rumah-rumah pengusaha untuk mendapatkan musa'adah. Biasanya, para pemberi musa'adah ini lebih mengutamakan para penuntut ilmu dan fakir miskin. Terutama yang berkebangsaan asing, atau sering disebut sebagai wafidin. Mungkin, menurut para pemberi musa'adah itu, dengan menyalurkan harta mereka pada penuntut ilmu akan lebih bermanfaat, karena tentu saja, kebutuhan penuntut ilmu adalah kebutuhan untuk membeli kitab-kitab. Dan tentu saja, yang akan merasakan nantinya, bukan hanya si penuntut ilmu, tapi orang yang nantinya didakwahi oleh sang penuntut ilmu, dan seterusnya. Nah, pahalanya kan akan mengalir terus tuh, dan tentunya, si pemberi musa'adah tersebut akan kecipratan juga pahalanya. Itu  baru sekadar "mungkin" lho. Hehehehe. Selanjutnya, ya terusin aja sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, yang sangat menarik, adalah adanya maidaturrahman, atau kalau saya terjemahkan serampangan hidangan kasih sayang. Hidangan tersebut disediakan kepada orang-orang yang berpuasa. Hidangan ini disediakan secara gratis. Menunya bermacam-macam, yang pasti ada ta'jil dan makanan beratnya. Kalau ta'jil, biasanya kurma dan air putih. Nah, makanan beratnya ini bermacam-macam. Kadang nasi dengan ayam utuh, terkadang daging, kadang juga kusyari. Halah pokoknya macam-macam-lah. Jadi, kalau sedang dalam perjalanan misalnya, pokoknya di bulan ramadhan, dan tentu saja berada di mesir, jangan takut tidak mendapatkan ta'jil. InsyaAllah semuanya akan aman. Hehehe. Yang penting nggak ketiduran di padang pasir aja. Hehehe. Pokoknya makmur deh di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teng...teng...teng....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan Karim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3258453218182654569?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3258453218182654569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3258453218182654569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/ramdhan-karim.html' title='Ramadhan Karim'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2551854597648855376</id><published>2008-08-30T13:00:00.002+02:00</published><updated>2008-08-30T13:48:09.121+02:00</updated><title type='text'>Surat Cinta</title><content type='html'>Sebutlah ia Muhammad Dalwun *bukan nama sebenarnya :D* memendam rasa terhadap seorang gadis, Siti Mighrofah *juga bukan nama sebenarnya*. Ia selalu memuja sang gadis pujaan di setiap kesempatan. Melamun, yang dilamunin si gadis lamunan.  Membayang, yang terbayang si gadis bayangan. Huh...Emang punya rasa itu sangat menyiksa. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dasar perasaan, datangnya tanpa salam&lt;/span&gt;," rutuk Dalwun dalam hati, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Enyahlah kau, Perasaan&lt;/span&gt;," otaknya ikut menggerutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merasa begitu tersiksa oleh rasa, akhirnya si Dalwun memutuskan untuk menyampaikan perasaannya itu kepada si pujaan hati. Namun, ia merasa bingung. Melihat si gadis dari jauh saja ia sudah merasa gugup, hatinya dag dig dug, badannya gemetaran, dan tentu saja membuat lidahnya kelu, apalagi harus bertatap muka, menyampaikan......Huh kah. Otaknya berputar-putar seperti gasing *halah...hiperbola banget sih* lalu seperti dalam adegan dalam film-film. Si Dalwun menemukan ide. Ting !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pake surat saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya. Benar, kalau pake surat kan tidak perlu ngomong. Paling banter gemetarannya waktu nganterin aja. Dan tentu saja ga usah ngomong apa-apa. Upss...Ada yang kelupaan. Si Dalwun kan tidak bisa menulis surat cinta. Maklum, tidak pernah merasa jatuh cinta sih.*Hahaha..kasian banget si Dalwun....* Si Dalwun tidak kehabisan akal, ia pergi ke temannya yang pinter nulis. Ia minta tolong untuk dituliskan surat cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat kata singkat cerita. Teman Dalwun membuatkan surat cinta yang sangat romantis. Ia memilihkan kata-kata dalam suratnya dengan penuh perasaan. Ia menulis dengan hati. Ia membayangkan, seolah-olah orang yang akan dikirimi surat oleh Dalwun itu adalah telaga tempat jiwanya bermuara *Halah tinggal ngomong ia mengumpamakan pujaan hati si Dalwun sebagai pujaan hatinya sendiri aja pake acara muter-muter..halah, gitu aja kok repot.Hehehe* Dan akhirnya surat pun selesai dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalwun menerima surat itu dengan rasa terimakasih tak terhingga. Setelah membaca dan menghafalkan isi surat, Dalwun bergegas menemui sang gadis pujaan. Dengan langkah malu-malu, Dalwun mendekati gadis pujaan tersebut. Lalu dengan tanpa banyak basa-basi, ia menyerahkan surat beramplop merah jambu itu kepada sang gadis. Tangan Dalwun gemetaran. Entahlah, mungkin karena rasa tidak tega melihat kondisi Dalwun, akhirnya sang gadis segera mengambil surat tersebut. Maka giranglah hati Dalwun. Kemudian ia bergegas pergi. Setelah berjalan beberapa meter, seraya hatinya berkata Yes! Yes! Yes! kemudian ia berlari kencang. Kencang sekali. Seperti seseorang yang baru menemukan harta karun. Huh...dasar Dalwun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara si gadis juga merasakan kebahagiaan yang tiada tara. Karena sebenarnya, diam-diam ia menaruh hati juga pada si Dalwun. Cuman, apalah daya. Ia seorang perempuan yang hanya bisa menunggu. Ingin ia menyalahkan dirinya yang tidak bisa kreatif. Bukankah Khodijah yang mengutarakan isi hatinya terlebih dahulu kepada Rasul. Ah, tapi lagi-lagi ia terbentur dengan kebiasan di jaman modern ini. Perempuan hanya bisa menunggu, menunggu, dan menunggu. Padahal pekerjaan paling membosankan adalah menunggu. Huh...sial bukan. Beruntunglah, orang yang nyangkut di hatinya juga punya rasa terhadapnya. Dan surat itu, adalah surat yang ditunggu-tunggunya. ia baca berulang-ulang, sampai ia benar-benar hafal. Dimana titik, koma, tanda seru, dan lain sebagainya. Ia pahami benar isi surat itu agar tidak salah memahami dan mengartikannya. Lalu dalam hati ia berkata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Terima kasih ya Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Memang kun-Mu tidak mungkin tidak fayakun. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sang gadis berdoa dan bersiap membalas surat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu Dalwun sedang bersantai di rumah bersama dua orang temannya. Ia sedang menonton pertandingan Manchester United melawan Arsenal. Biasanya kalau sedang begini, ia tidak bisa diganggu gugat. Mau ada badai, gempa bumi kek, pasti tidak akan mempengaruhinya. Semuanya akan dianggapnya hampa. Yang ada hanya Christian Ronaldo, Rooney, dan kawan-kawannya. Hahaha. Dasar Dalwun Gibol (Gila bola).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tok..tok..tok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara pintu diketok. Dalwun masih tetep konsentrasi ke arah pertandingan. Satu temannya beranjak untuk membukakan pintu. Dibukalah pintu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamualikum"&lt;br /&gt;"Waalaikum salam"&lt;br /&gt;"Dalwun ada, Mas?"&lt;br /&gt;"O ya, ada, silahkan masuk"&lt;br /&gt;"Terima kasih, saya hanya ingin menyampaikan ini. Soalnya saya sedang terburu-buru," sang tamu menunjukkan amplop dengan belang merah biru di bagian tepinya.&lt;br /&gt;"Hmmm, sebentar ya. Wuuun!! ada yang nyari tuh"&lt;br /&gt;Si Dalwun tidak menyahut. Ia masih berkonsentrasi ke pertandingan.&lt;br /&gt;"Wah, kayanya dia masih serius nonton bola, Mas. Ya udah, biar saya saja yang ngasih ke dia, Mas"&lt;br /&gt;"Wah, maaf, tidak bisa. Ini amanat. Saya harus menyampaikan langsung ke Dalwun."&lt;br /&gt;"Ya sudah, kalau begitu Mas masuk saja."&lt;br /&gt;"Baiklah"&lt;br /&gt;Akhirnya si tamu masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hmmm....Maaf, yang namanya Muhammad Dalwun yang mana ya?"&lt;br /&gt;Satu orang langsung menoleh ke arahnya. Sedang yang satunya masih konsentrasi ke arah televisi. Serius. Si orang yang menoleh, langsung memanggil Dalwun. Wun, tuh ada yang nyari tuh. Jangan serius terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas, saya ingin menyampaikan amanat. Ini ada titipan dari siti Mighrofah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jrengggg ! ! ! !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kata Mighrofah, Dalwun merasa tersambar petir di sore bolong. Telinganya pekak tiada terkira. Dan pandangannya langsung serius ke arah tamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siti Mighrofah? ada apa?"&lt;br /&gt;"Ini ada amanat. Katanya harus disampaikan secara langsung kepada anda," si tamu langsung memberikan sepucuk amplop tersebut dan kemudian pamit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kepergian si tamu, Dalwun hanya bisa bengong sendiri. Sementara dua temannya melanjutkan menonton pertandingan antara MU Vs Arsenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"GOLLLL," suara kedua teman Dalwun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi suara itu tidak berpengaruh sedikit pun terhadap mata Dalwun dalam memandangi sepucuk surat di tangannya. Dan ia langsung masuk ke kamar untuk membaca surat tersebut. *Dasar Dalwun aneh. Tadi serius nonton bola, sekarang malah serius nonton kertas*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalwun merasa sangat was-was, khawatir dengan isi surat tersebut. Ia khawatir dengan jawaban Siti Mighrofah atas surat cintanya yang ia sampaikan dua hari yang lalu. Bagaimana tidak, seandainya Mighrofah menerima bagaimana?, seandainya Mighrofah menolak bagaimana? semua perasaan merasuk menusuk-nusuk. Jantungnya berdegup kencang saat membuka amplop tersebut. Ia membukanya dengan sangat hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kepada Muhammad Dalwun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;di tempat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Assalamualikum Wr.Wb&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Surat Mas kemarin sudah saya baca. Saya tidak menyangka kalau Mas seromantis itu. Kata-katanya indah dan sangat menyentuh. Terima kasih, Mas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Waktu membacanya, seluruh badan saya bergetar. Saya tidak bisa membayangkan, bisa-bisanya Mas mengatakan bahwa saya adalah Bidadari paling cantik yang pernah Tuhan kirimkan ke dunia. Bidadari mana...Upss, Perempuan mana yang hatinya tidak klepek-klepek mendengar pujian semacam itu. Sungguh, waktu itu serasa mau pingsan. Untungnya saya masih bisa bertahan. Namun, kristal bening tak mampu saya bendung. Ia mengalir begitu saja melewati celah-celah indera penglihatku. Pipiku memerah, sekaligus basah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Terus terang, saya sangat senang, Mas. Senang. Senang sekali membacanya. Entah sudah berapa kali saya membaca surat itu. Dan di setiap membacanya, pipiku pasti basah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Saya tahu kalau Mas itu gagah dan tampan. Bahkan kalau disandingkan dengan nabi Yusuf sekalipun, mungkin Mas akan lebih tampan sedikit. Hmmm... Namun, saya harus meminta maaf sebesar-besarnya. Karena menurut saya, mana mungkin perempuan secantik saya bisa bersanding dengan orang setampan Mas. Mana mungkin? mana bisa? mana tahan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Serius, Mas. Saya tidak bisa menjadi pacar Mas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Maka dengan datangnya surat ini, saya MENOLAK menjadi pacar Mas. Saya nyatakan saya MENOLAK. Baca dengan benar ya, Mas. Saya MENOLAK. eM, eN, O, eL, A, Ka. ME....NO...LAK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca sampai di situ, Dalwun merasa tidak perlu menyelesaikan surat itu. Ia tidak mau melanjutkan tulisan yang berada dibaliknya. Lagian jawabannya sudah ia ketahui. Tubuhnya bergetar hebat. Otaknya tidak mempercayainya. Tapi, karena rasa penasaran yang selalu menyerang, akhirnya ia kuat-kuatkan diri untuk menyelesaikannya. Dibaliknya kertas surat itu, dan kemudian melanjutkan membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Maaf, Mas. Sekali lagi, maaf. Saya yakin sekali, Mas akan menangis membaca penolakan saya ini. Ya, jadi impas kan. Saya hanya ingin membalas air mata saya atas surat Mas tempo hari. Sekali lagi maaf.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Terakhir, saya hanya minta satu. Kalau Mas memang serius. Saya tidak ingin menjadi pacar Mas, Saya ingin menjadi istri Mas. Terima kasih, Mas. mudah-mudahan Mas puas dengan jawaban saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Salam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Siti Mighrofah    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu Dalwun langsung kegirangan. Seolah-olah kegirangannya itu diiringi musikalisasinya Sapardi Djoko Damono yang berjudul &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204); font-style: italic;"&gt;Aku Ingin&lt;/span&gt;. Ia meloncat kegirangan. "Yes ! Yes ! Yes !" Sambil meninju-ninju angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai dengan kegirangannya itu. Ia kembali duduk. mengulangi lagi membaca surat itu. Dibacanya lagi. dibaca lagi dan lagi. Sampai akhirnya ia hafal benar kalimat per-kalimatnya. huruf per-hurufnya. Tanda titiknya, komanya. Huh...dasar si Dalwun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu minggu telah berlalu. Tapi Dalwun masih saja menghayati surat dari Siti Mighrofah. Satu temannya merasa heran dengan perubahan Dalwun itu. Sejak menerima surat tempo hari itu, Dalwun jarang makan, tidak lagi nonton bola, yang ada malah mengurung diri terus di dalam kamar. Temannya itu tahu kalau ia sedang jatuh cinta. Lalu dihampirinya Dalwun ke dalam kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hmmm...ada yang jatuh cinta nih"&lt;br /&gt;"Ah, kamu, Min. Ngagetin aja."&lt;br /&gt;"Surat cinta, ya?"&lt;br /&gt;"Hmmm...nggak kok. Surat biasa. Surat tugas"&lt;br /&gt;"Halah...sudahlah, ngaku aja"&lt;br /&gt;"Hmmm, iya deh, ngaku, surat cinta," Dalwun nyengir.&lt;br /&gt;"Ya, emang manusia menjadi aneh kalau sudah bersentuhan dengan cinta"&lt;br /&gt;"O ya?"&lt;br /&gt;"Ya. Seperti kamu itu. Sampe lupa segalanya"&lt;br /&gt;"Masa sih?" ekspresi Dalwun sok polos.&lt;br /&gt;"Sebagai teman saya cuman mau ngingetin. Hati-hati dengan perempuan"&lt;br /&gt;"Maksudmu?"&lt;br /&gt;"Perempuan, kan udah dijadikan senjata sama iblis untuk menjerumuskan manusia"&lt;br /&gt;"Ya, itu kan karena kamu belum pernah jatuh cinta aja, Min"&lt;br /&gt;"Bukan begitu, Wun. Kamu tahu sendiri, kan, bagaimana nabi Adam sampai diturunkan ke bumi? itu karena Iblis menjadikan Hawa sebagai senjatanya. Tuh, kan. Perempuan."&lt;br /&gt;"Bisa aja, kamu, Min"&lt;br /&gt;"Iya, tapi saya sendiri heran dengan manusia"&lt;br /&gt;"Kenapa?"&lt;br /&gt;"Ya, Padahal Allah sudah mencintainya, bahkan mengirimkan surat-surat cintaNya kepada manusia. Tidak tanggung-tanggung, sampai seratus empat belas surat. Bisa dibayangkan. Tapi manusia tidak pernah mau membalas cintaNya."&lt;br /&gt;"Maksudmu?"&lt;br /&gt;"Ya, seandainya saja manusia mau membaca surat-surat cintaNya, seperti yang kau lakukan ini."&lt;br /&gt;"Iya, ya"&lt;br /&gt;"Kamu mau membaca surat cinta itu kan karena kamu memiliki rasa cinta terhadap pujaan hatimu itu. Iya, kan?"&lt;br /&gt;"iya"&lt;br /&gt;"Nah, berarti orang yang tidak mau membaca surat cintaNya itu gimana dong?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Dalwun tidak menjawab. Amin pergi meninggalkan Dalwun. Terdengar adzan maghrib menggema menyambut bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT MENYAMBUT BULAN RAMADHAN&lt;br /&gt;SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Dalwun : Ember (Bahasa Arab)&lt;br /&gt;  Mighrofah : Gayung (Bahasa Arab)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2551854597648855376?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2551854597648855376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2551854597648855376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/surat-cinta.html' title='Surat Cinta'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1057415693445685418</id><published>2008-08-29T21:40:00.000+02:00</published><updated>2008-08-29T21:41:51.615+02:00</updated><title type='text'>Tamu Agung</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ahlan wa sahlan&lt;/span&gt; ya Ramadan. Saya ucapkan selamat datang pada kehidupanku, dan hidup orang-orang yang sudah memasuki era digital ini, ya Ramadhan. Bagaimanapun caramu datang, aku tetap bahagia, aku tetap senang. Sesopan atau setidak sopan apa pun kau datang, aku akan tetap menghargaimu, aku akan mengagungkanmu. Walaupun sebenarnya aku tahu, tanpa aku agungkan juga kau sudah agung. Ya, Allah telah memberikan kelebihan-kelebihan kepadamu dari bulan-bulan yang lain. Kau tidak tahu, mungkin bulan-bulan lain iri sama kamu, karena putrinya pangeran selatan selalu meminta mereka untuk tidak tampil. Putrinya pangeran selatan itu meminta kamu yang selalu hadir dalam siklus duabelas-an itu. Huh....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, Baiklah...&lt;br /&gt;Karena Allah sudah mengatakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kun&lt;/span&gt;, maka jadinya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; fayakun&lt;/span&gt;. Siapa yang bisa membantah. Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa pasrah dan melaksanakan perintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, aku akan bahagia dengan kedatanganmu, karena dengan bahagia atas kedatanganmu dan tentu saja disertai iman, Allah akan mengharamkan jasadku dijilat api neraka yang panasnya sangatlah dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, aku akan menambah porsi ibadahku, karena aku dapat kabar, semua amal ibadah di bulan kedatanganmu ini akan dilipat gandakan sepuluh kali lipat. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, aku akan rajin sholat malam, karena di koran-koran, di radio-radio, di televisi-televisi disiarkan bahwa ada malam yang sangat istimewa di bulan kedatanganmu ini. Yaitu malam Lailatul Qadar. Satu malam yang nilainya sama dengan seribu bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, karena yang mengirimmu adalah yang maha pemurah, penyayang, dan juga maha mencintai, maka aku akan menyambutmu. Aku akan menyambutmu dengan melebihi cara penyambutanku ketika kedatangan duta besar, presiden, keluargaku, atau calon istriku. Ya, aku janji, aku akan menyambutmu melebihi cara penyambutanku terhadap yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT DATANG TAMU AGUNG, SELAMAT DATANG.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1057415693445685418?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1057415693445685418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1057415693445685418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/tamu-agung.html' title='Tamu Agung'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3354684942117888345</id><published>2008-08-26T10:19:00.001+02:00</published><updated>2008-08-26T11:19:02.901+02:00</updated><title type='text'>Cinta Kamu</title><content type='html'>Mungkin aku akan menjadi orang yang paling menyesal di dunia, kalau aku tidak mengatakan apa-apa kepadamu. Kepada orang yang aku cintai. Kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I knew you. I knew everything about you. Karena pengetahuanku itulah, aku berusaha untuk tidak menyesal, dan berusaha untuk tidak mengatakan apa-apa kepadamu. Ya, aku berusaha untuk tidak berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm... Tapi perasaan ini sudah menjadi sembilu. Ya, sembilu yang telah menusuk dalam ke arah perutku. Darahku mengalir deras; muncrat. Aku sekarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena aku lelaki, aku berpikir, memanfaatkan anugerah Yang Maha Memberi yang berupa akal pikiran ini, memanfaatkan otakku, dan bermain-main dengan logika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku memutuskan untuk segera menyembuhkan luka ini. Aku tidak ingin mati konyol, tidak ingin mati sia-sia. Dan untuk menyembuhkannya aku harus mencabut sembilu ini terlebih dahulu, baru setelah itu diobati, disulam, dijahit, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku menyusun rencana, merancang segalanya agar semuanya baik-baik saja. Tapi aku tidak tahu, sepertinya kamu menghindar. Kau bilang, "aku takut." Sebenarnya aku sendiri bingung. Apa yang kamu takutkan itu. Aku hanya bisa mengira-ngira saja. Mungkin ini atau mungkin itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm.... Akhirnya kita bisa ketemu juga. Kita bisa berjalan berdampingan. Kita bisa bicara. Kita bicara setengah serius setengah bercanda. Dan aku hitung, pembicaraan kita lebih banyak seriusnya. Lalu aku ceritakan semuanya, semuanya, semuanya. Aku melihat air mukamu berubah. Seperti seseorang yang ingin marah. Aku tidak tahu, kau ingin memarahiku atau ingin memarahi dirimu sendiri. Sesekali kau membuang benda yang berada di tanganmu, lalu kau ambil kembali. Semakin jauh kita berjalan, semakin sering kau mengulangi adegan itu. Hmmm....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengerti, mungkin dengan mencabut sembilu ini di depanmu, bisa menggores kulitmu yang halus itu, atau minimal, kamu kena cipratan darahku yang mulai menghitam ini. Tentu saja aku tidak rela itu terjadi. Maka aku mecabutnya dengan sangat perlahan. Perlahan-lahan. Perlahaaan sekali. Walaupun aku tahu, dengan cara itu, rasa perih akan semakin terasa. Tapi aku berusaha untuk menikmatinya. Aku berusaha untuk tersenyum, agar kau tidak memecahkan tangismu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan...jangan...jangan Menangis. Karena aku sayang kamu...Cinta kamu..., maka jangan menangis. Sayang, maafkan aku yang telah mencintaimu. Honey, I love You.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, semua ini bukan berarti aku ingin meninggalkanmu. Kita jalani saja, mungkin ini jalan yang terbaik untuk kita. Terima kasih tanpa maaf :D (tanpa minta maaf, aku yakin kamu dah maafin aku :-p)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halah...opo iki? Lakone sinten pak Manteb?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3354684942117888345?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3354684942117888345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3354684942117888345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/cinta-kamu.html' title='Cinta Kamu'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2592318551266272887</id><published>2008-08-23T10:57:00.000+02:00</published><updated>2008-08-23T10:58:09.479+02:00</updated><title type='text'>17-an di Kairo</title><content type='html'>Adzan maghrib menggema dari ribuan menara yang bertebaran di bumi para nabi ini. Tanpa Basa-basi saya langsung mengambil air wudlu untuk segera melaksanakan sholat maghrib. Ya saya ingin menjalankan perintah sholat dengan tepat waktu. Itu saja. Setelah selesai melaksanakan sholat, saya langsung mengambil mushaf dan membacanya. Setelah satu juz selesai saya baca, setengah dari juz delapan, dan setengahnya lagi dari juz satu, saya langsung menyudahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya, malam ini tanggal dua puluh dua agustus, ada acara puncak dari segala aktifitas kegiatan menyambut HUT RI yang ke 63. Tempatnya di City Gym Nasr City Cairo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taratta. Nyampe di City Gym, saya langsung disambut oleh senyum mesra para penerima tamu. Alhamdulillah, jadi kenyang saya mendapat senyuman. Semakin bertambah kenyang lagi, karena di belakang, ternyata sudah disediakan makanan untuk para tamu. Alhamdulillah. Emang harus banyak bersyukur sih, soalnya kan lain syakartum laazidannakum walain kafartum inna adzabi lasyadid. Yang kalau saya terjemahkan secara bebas kurang lebih artinya begini; Jika kamu mensyukuri nikmat yang Kuberikan, maka akan Kutambahkan lagi nikmatKu. Dan jika kau mengingkari, maka sesungguhnya adzabKu sangatlah pedih. Tuh kan, makanya cepetan bersyukur atas apa yang kamu dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah makan, saya pergi ke ruang di mana acara berlangsung. Ketika saya sampai di sana, acara pembacaan ayat suci al-qur’an sudah selesai. Saya mengikuti acara setelahnya, yaitu pemutaran film dokumenter. Dalam film dokumenter tersebut, ditampilkan foto-foto eksklusif Dubes AM Fachir ketika melakukan kunjungan atau dikunjungi oleh orang-orang penting setempat (Mesir). Semisal Grand Syehk al-Azhar, syekh Tanthowi, atau menteri pendidikan Mesir, dan lain sebagainya. Di dalam film dokumenter tersebut, juga ditampilkan berita-berita Indonesia di mass media Mesir. Bukan hanya media cetak, tapi juga elektronik. Yang ditampilkan di sana adalah prosesi upacara bendera pada tanggal 17 Agustus 2008 di Garden city yang diliput oleh televisi(Nile TV dan chanel lainnya), kegiatan menyambut HUT RI yang ke 63, kegiatan donor darah, dan kebudayaan indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai acara pemutaran film dokumenter, layar yang tadinya berfungsi sebagai monitor, segera dialih fungsikan sebagai background.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian sambutan oleh Dubes AM Fachir. Dalam sambutannya, AM Fachir meminta kepada ssegenap warga negara Indonesia untuk mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif. Menjelaskan perjuangan-perjuangan yang dilalui oleh bangsa Indonesia, dan selalu menghormati serta menghargai jasa-jasa pahlawan, baik yang kita kenal, atau pun yang namanya tidak pernah muncul. Ia juga menyinggung, bahwa untuk mengharumkan nama bangsa, peran serta mahasiswa untuk meningkatkan prosentase kenajahan adalah sebuah jalan yang tidak bisa dihindari. Beliau sangat optimis, Kita BISA, kalau kita mau berusaha dan kerja keras, maka 90% tingkat kenajahan dengan 30% mumtaz bukanlah sebuah mimpi atau angan-angan belaka. Beliau menutup pidatonya, dengan menyebutkan berbagai prestasi yang di raih oleh mahasiswa al-Azhar di tanah air. Sebagai motivasi, bahwa mahasiswa al-Azhar juga punya kiprah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sambutan oleh dubes, ada sebuah ceramah yang disampaikan oleh ust.Aep Syaefurrahman, MA. Dalam ceramahnya, ust.Aep mengajak dirinya dan para hadirin untuk selalu mensyukuri nikmat yang telah dilimpahkan kepada Indonesia. Yang menarik, ia juga menyinggung-nyinggung mahasiswa. Ia berpesan kepada mahasiswa, jangan takut anda tidak bisa berkiprah di Indonesia. Ia lalu mengumpamakan dengan ayam kampung dan ayam negeri. “Jadilah ayam kampung,” katanya sambil bersemangat. Ayam kampung adalah ayam yang hidup di alam bebas, makannya juga mencari-cari sendiri. Sedangkan ayam negeri, makanan sudah disiapkan, kandang sudah ada, dan hidupnya selalu teratur sebab “diatur” atau bahasa lainnya “dipaksa”. Tapi ketika kita melihat kenyataan di lapangan, ayam kampung-lah yang banyak dicari oleh masyarakat. Dan itulah gambaran mahasiswa kita di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, baru setelah itu ada pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. Dan dubes Fachir juga menjadi salah satu pemenang dalam salah satu lomba, yaitu dalam lomba Biliyard. Piagam dan hadiah diserahkan oleh atdikbud Kairo Slamet Sholeh, M.Ed. sementara yg lainnya, dubes yang membagikan hadiahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah acara pembagian hadiah, ada sebuah pengumuman penting yang disampaikan oleh dubes AM Fachir. Ia menyampaikan dengan nada yang tegas, “Mulai tahun ajaran depan, untuk siswa SD dan SMP akan dibebaskan dari biaya SPP,” sontak saja seluruh hadirin bertepuk tangan. Bulu kuduk saya bergidik, merinding, ikut merasakan kebahagiaan, baru kali ini saya melihat ada sekolah tanpa SPP yang dikelola oleh orang Indonesia. Alhamdulillah.&lt;br /&gt;Dan acara seremonial pun ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diteruskan dengan acara hiburan. Acara kemudian dipandu oleh dua MC yang sangat kocak dan bisa mengocok perut para hadirin, yaitu Dimas dan Helmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilan pertama dari SIC Band, dengan vokalis Fully dan euis. Fully adalah gadis kecil yang suaranya sangat indah. Satu lagunya yang beradar di seluruh jagad internet adalah Kidung Senja yang sempat ditawarkan untuk menjadi soundtracknya Ayat-Ayat Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu disambut dengan penampilan adik-adik dengan operetnya. Ceritanya, adalah mereka-mereka yang lahir di Kairo, besar di Kairo, dan tidak pernah merasakan alam Indonesia. Tapi mereka merasa ingin ikut memperjuangkan Indonesia. Penulis skenarionya adalah bang ja’far, pengisi suara Imas Jihansyah dan adik-adik yang mau tampil. Sedang pengolah suara dan Mdnya adalah saya sendiri Hehehe. Saya melihat penampilan mereka sangat puas banget. Karena waktu latihan, susah sekali seriusnya. Saya melihat inti dari cerita itu ada di dalam puisi yang dibacakan oleh Nisa. Saya awalnya agak giman gitu, karena watu itu suara Nisa lemah banget, apalagi setelah ada kejadian dia jatuh kena kursi. Tangannya membiru, nangis, dan tidak bisa ikut latihan. Tapi alhamdulillah, ternyata semua itu bisa berlalu bekas om Surya, kata bang ja’far, puisi dan tambahan suara diedit oleh om Surya. Ma kasih ya Om. Waktu acara pembacaan puisi itu juga bulu kuduk saya bergidik, merinding, sedang penonton yang lain bertepuk tangan, dan menggema ke seluruh ruangan. Wahai anak bangsa, buktikan bahwa kamu bisa. Chayoo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kejutan yang sangat menarik, ternyata sutradara Ketika Cinta Bertasbih juga hadir di tengah-tengah acara. Ya, siapa lagi kalau bukan pak Khoirul Umam. Ia datang dan diberi kesempatan untuk membaca puisinya Khairil Anwar yang ditulis pada tahun 1943, yaitu puisi Diponegoro. Dengan semangat yang menggebu-gebu pak Khoirul Umam membacanya tanpa melihat teks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru setelah itu penampilan dari para pemenang lomba. Yaitu dari band yang juara tiga, lalu disusul dengan penampilan dari pemenang lomba puisi berantai, yaitu Trio dewa. Ia membacakan puisinya Sutardji Coulzum Bahri yang berjudul Ping Pong. Lalu dilanjutkan lagi dengan penampilan band juara dua. Yang ini semangat banget, vokalisnya (Ambon) berlari ke sana kemari memancing penonton untuk ikut bersuara. Ada kejadian yang membuat semua penonton tertawa ngakak. Pasalnya, si ambon terjatuh setelah meloncat mengikuti musik. Hahahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, satu kebudayaan dan seni dari kalimantan diangkat juga. Yaitu Madihin. Sebuah kesenian berupa pembacaan syair-syair yang sarat dengan pesan dengan diiringi sebuah alat musik yang mirip dengan kendang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini ditutup dengan penampilan juara satu lomba Band. Ya, Flat band berhasil menjuarai lomba band, dan penampilannya tidak mengecewakan. Penonton serasa terhipnotis, mereka mengikuti lagu yang dinyanyikan. Ada yang berteriak histeris. Dan yang mengejutkan, ketika menyanyikan lagu satu nusa satu bangsa, suara perempuan yang tidak jelas dari mana. Ternyata datangnya dari arah penonton sambil berjalan menuju panggung. Huh...Indah sekali. Semua penonton ikut bernyanyi. Terakhir, seseorang membawa bendera merah putih mengelilingi panggung. Ini yang membuat anak-anak rumah budaya ikutan turun. Mereka mengejar bendera, dan diikuti yang lain. Acara terakhir itu seolah-olah menjadi penerjemahan lagu satu nusa satu bangsa yang sedang dinyanyikan. Gerakan-gerakan teatrikal membuat para penonton terhenyak. Seolah-olah, itu semua memang sudah berskenario. Padahal semua itu adalah ajakan spontan saja. Haha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, acara 17 agustusan di Kairo aman-aman saja. Mudah-mudahan untuk selanjutnya bisa berjalan dengan lancar aman dan tentram. Amin...amin..ya robbal alamin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2592318551266272887?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2592318551266272887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2592318551266272887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/17-di-kairo.html' title='17-an di Kairo'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-466438622171990003</id><published>2008-08-14T22:29:00.000+02:00</published><updated>2008-08-14T22:30:44.138+02:00</updated><title type='text'>Mati Rasa</title><content type='html'>Aku mati rasa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-466438622171990003?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/466438622171990003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/466438622171990003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/mati-rasa.html' title='Mati Rasa'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-4763835214670664770</id><published>2008-08-14T22:22:00.000+02:00</published><updated>2008-08-14T22:29:12.347+02:00</updated><title type='text'>Sebab Aku Ingin Bebas</title><content type='html'>sebab aku ingin bebas&lt;br /&gt;maka aku berbuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebab aku ingin bebas&lt;br /&gt;maka aku bertindak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebab aku ingin bebas&lt;br /&gt;maka aku berkarya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebab aku ingin bebas&lt;br /&gt;maka aku berjuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebab aku ingin bebas&lt;br /&gt;maka aku tidak diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, aku ingin bebas&lt;br /&gt;bukan seperti bebasnya ikan dalam aquarium&lt;br /&gt;bukan seperti bebasnya burung dalam sangkar&lt;br /&gt;bukan seperti malaikat pada Tuhannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya ingin bebas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-4763835214670664770?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4763835214670664770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4763835214670664770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/sebab-aku-ingin-bebas.html' title='Sebab Aku Ingin Bebas'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2802305272333443155</id><published>2008-08-14T22:20:00.000+02:00</published><updated>2008-08-14T22:22:45.827+02:00</updated><title type='text'>Merdeka</title><content type='html'>sebelum hari benar-benar terang, aku akan berteriak lantang; Merdeka !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2802305272333443155?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2802305272333443155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2802305272333443155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/merdeka.html' title='Merdeka'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1559211286997859583</id><published>2008-08-14T22:14:00.000+02:00</published><updated>2008-08-14T22:19:53.117+02:00</updated><title type='text'>Ingin Dekat</title><content type='html'>Mungkin hatiku saja yang bebal, sehingga sulit melupakan tingkah lakuMu yang aneh. Sampai di tidurku pun, hanya Kamu yang memenuhi mimpiku. Ngigau pun, namaMu yang aku sebut-sebut. Aku tidak tahu, apa aku sedang kecanduan Kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O...Wahai&lt;br /&gt;aku ingin selalu dekat denganMu&lt;br /&gt;lebih dekat&lt;br /&gt;lebih dekat lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1559211286997859583?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1559211286997859583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1559211286997859583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/ingin-dekat.html' title='Ingin Dekat'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-7771136281250118409</id><published>2008-08-14T22:01:00.000+02:00</published><updated>2008-08-14T22:13:34.178+02:00</updated><title type='text'>Ikhlas 2</title><content type='html'>seperti matahari menyinari dunia&lt;br /&gt;seperti air yang memberi hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti kau saat membuang air seni&lt;br /&gt;seperti kau saat membuang  limbah  hidupmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang jelas bukan seperti calon presiden saat kampanye&lt;br /&gt;yang jelas bukan seperti sales dan pebisnis&lt;br /&gt;Yang jelas bukan seperti mahasiswa yang menginginkan ijazah&lt;br /&gt;yang jelas bukan seperti mereka yang ingin memiliki&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-7771136281250118409?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7771136281250118409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7771136281250118409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/ikhlas-2.html' title='Ikhlas 2'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-5927272798786332531</id><published>2008-08-14T21:53:00.000+02:00</published><updated>2008-08-14T22:01:18.550+02:00</updated><title type='text'>Ikhlas</title><content type='html'>Ikhlas, mudah di ucapkan, tapi sulit dilakukan. Boleh jadi lahirnya iya, tapi batinnya? Siapa yang tahu. Makanya Ikhlas selalu berhubungan dengan hati; berhubungan dengan niat. Kamu tahu sendiri hati manusia seperti apa. Selalu terbolak balik. Maka tidak salah, kalau guruku selalu menasehati aku untuk berdoa, agar hati yang selalu terbolak-balik ini ditetapkan pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas, bukan perkara iya atau tidaknya. Tapi bagaimana menjalankan dan menerimanya. Misalnya kamu mendapatkan musibah, lalu kamu protes, lalu menyalahkan takdir. Atau misalnya kamu memberi pinjaman uang kepada teman, tapi kamu menyebut-nyebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas, susah ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-5927272798786332531?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5927272798786332531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5927272798786332531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/ikhlas.html' title='Ikhlas'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-18788367801425783</id><published>2008-08-13T12:50:00.000+02:00</published><updated>2008-08-13T12:57:57.709+02:00</updated><title type='text'>Di Kota Sunyi</title><content type='html'>Di kota sunyi ini mungkin aku merasa asing. Tapi bukan berarti aku harus berdiam diri. Karena nikmat Tuhan, aku harus bertahan. Semula mungkin orang akan merasa risih, tapi entah kapan, yang pasti mereka akan mengerti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-18788367801425783?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/18788367801425783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/18788367801425783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/di-kota-sunyi.html' title='Di Kota Sunyi'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3425421162164639530</id><published>2008-08-13T12:39:00.001+02:00</published><updated>2008-08-13T13:01:40.775+02:00</updated><title type='text'>Buku yang belum selesai kubaca</title><content type='html'>Karena kamu adalah buku, maka aku ingin jadi pembaca saja. Aku tidak tahu siap yang menulismu, tapi aku menyukaimu. Sampulmu cantik, kertasnya indah, sungguh sebuah karya kreatifitas yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tiba-tiba kau hendak pergi, meninggalkan aku yang belum selesai membaca. Aku tidak tahu, mungkin karena ada orang yang menulismu hendak merevisinya, atau karena dia merasa najis kalau sampai kepunyaannya aku baca. Aku tidak tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;wahai buku yang belum selesai kubaca,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;mungkin aku tidak akan pernah selesai membacamu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;maafkan aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;aku bukan pembaca yang baik&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3425421162164639530?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3425421162164639530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3425421162164639530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/buku-yang-belum-selesai-kubaca.html' title='Buku yang belum selesai kubaca'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-7761835408783610110</id><published>2008-08-13T12:35:00.001+02:00</published><updated>2008-08-13T12:38:46.727+02:00</updated><title type='text'>Telpon Genggam</title><content type='html'>Seandainya Telpon Genggam bisa mengeluh. Mungkin ia akan bilang, "Tuhan, aku lelah, aku ingin istirahat"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-7761835408783610110?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7761835408783610110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7761835408783610110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/telpon-genggam.html' title='Telpon Genggam'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3312584423455556202</id><published>2008-08-13T12:18:00.000+02:00</published><updated>2008-08-13T12:34:38.890+02:00</updated><title type='text'>Bahagia</title><content type='html'>Orang bisa merasa bahagia bermacam-macam sebabnya. Ada yang bahagia karena sudah jadi sarjana, ada yang bahagia karena sudah menikah, dan ada juga yang merasa bahagia karena sudah bisa menemukan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kebahagiaan yang dirasakan oleh setiap orang tidak bisa diukur dengan kadar yang sama. Kebahagiaan tidak bisa disamaratakan. Seperti aku, aku merasa bahagia kalau kalau melihat orang-orang terdekatku bahagia. Itu saja. Ya, aku lebih merasa bahagia lagi, kalau seandainya Indonesia kita ini bisa keluar dari krisis yang berkepanjangan, maju ekonominya, berkualitas pendidikannya, terjamin keamanannya, dan tentu saja makmur masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, saya masih memaksakan diri untuk bahagia, karena walaupun ada teman yang sakit, ada juga yang sehat, walaupun ada yang rasib, ada juga y ang najah, walaupun ada yang ga sarjana, ada juga yang sarjana, walaupun ada yang ga sekolah, ada yang sekolah, walaupun indonesia krisis, ada juga prestasinya, walaupun ada yang menangis, ada juga yang menyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku paksakan diri untuk bahagia, karena aku tahu, tidak ada gunanya berkeluh kesah, tiada guna menyesal, karena bahagia tidak bahagia, keadaannya akan tetap seperti itu. Intinya adalah ridho dengan segala yang telah terjadi. Tentunya, bukan hanya pasrah dan berpangku tangan saja. Ada yang musti dikerjakan. Ya, yang kita butuhkan sekarang adalah "TINDAKAN".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DO SOMETHING !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3312584423455556202?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3312584423455556202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3312584423455556202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/bahagia.html' title='Bahagia'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-654932307084527724</id><published>2008-08-11T12:50:00.000+02:00</published><updated>2008-08-11T13:02:51.572+02:00</updated><title type='text'>Hati</title><content type='html'>adalah sebuah negeri&lt;br /&gt;dimana langit dan bumi&lt;br /&gt;tak berjarak sama sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah sebuah kota&lt;br /&gt;dimana benci dan cinta&lt;br /&gt;tak pernah selesai dalam kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah sebuah kondisi&lt;br /&gt;dimana hidup dan mati&lt;br /&gt;tidak diketahui dengan pasti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-654932307084527724?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/654932307084527724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/654932307084527724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/hati.html' title='Hati'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-5197971209923762634</id><published>2008-08-10T12:28:00.000+02:00</published><updated>2008-08-10T12:52:37.244+02:00</updated><title type='text'>Secawan Rindu Ibu</title><content type='html'>Aku lupa dimana aku meletakkan rindu itu. Ya, dulu ibuku memberikan secawan rindu kepadaku untuk kubawa pergi menuntut ilmu. Sedang ayahku sebaliknya, ia tidak pernah ingin dirindukan, maka yang ia berikan kepadaku adalah berbungkus-bungkus obat lupa. Ia berpesan, "jika kau ingat keluarga, minumlah obat ini." Sebagai anak yang berbakti kepada orang tua, saya tidak bisa menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secawan rindu yang ibu berikan kepadaku, tak pernah habis kureguk. Setiap kali ia akan habis, tiba-tiba saja volumenya bertambah lagi. Sementara, obat yang diberikan oleh ayah, seperti tidak punya efek sama sekali. Sekali dua kali, aku bisa lupa, tapi selanjutnya, aku semakin tidak bisa lupa dengan keluarga. Rindu itu masih terus menderu deras. Aku tidak tau, apa karena secawan rindu ibu itu lebih berkualitas, atau karena obat yang diberikan ayah yang kurang mantap. Aku tidak tahu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, tujuan ibu dan ayah itu sama-sama baik. Sama-sama menginginkan yang terbaik. Mereka menginginkanku semangat dalam menuntut ilmu. Secawan rindu yang ibu berikan kepadaku itu, dimaksudkan agar aku selalu ingat sama keluarga yang menunggu, ibu menginginkan agar selalu menjadikan keluarga sebagai motivasi belajar. Sedang ayah, ia ingin agar aku tidak selalu ingat kepada keluarga.  Ayah menginginkanku berkonsentrasi  pada pelajaran. Ia ingin agar aku tidak cepat-cepat pulang sebelum tercapai semua ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh jujur, secawan rindu ibu telah merasuk ke semua sendi. Ia telah menyatu ke dalam darah, menggenangi hati, dan juga telah menusuk hingga ke sumsum tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu, I miss you. I love You.&lt;br /&gt;Ayah, aku masih belum bisa melupakanmu, maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu, Ayah, Adek, keluarga, apa kabarmu hari ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-5197971209923762634?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5197971209923762634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/5197971209923762634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/secawan-rindu-ibu.html' title='Secawan Rindu Ibu'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-4089693871077556142</id><published>2008-08-10T11:58:00.002+02:00</published><updated>2008-08-10T12:55:17.456+02:00</updated><title type='text'>Hidup</title><content type='html'>Hidup itu memang penuh dengan tafsir. Apa-apa bisa ditafsirkan dengan tafsiran-tafsiran yang bermacam-macam. Misalnya kalau anda seorang laki-laki,  berjalan bolak-balik di depan seorang perempuan, orang akan menafsirkan anda sedang caper alias cari perhatian. Ada juga yang menafsirkan anda sedang sibuk, sedang bingung, mengganggu perempuan tersebut, dan lain sebagainya. Itu hanyalah contoh sederhana. Maka, kalau dari sekarang anda tidak siap untuk itu semua, lebih baik anda mengurung diri saja di rumah, atau mendekam saja di dalam gua, bertapa. Karena segala sesuatu yang berhubungan diri kita ini, sebenarnya adalah sebuah proses. Ya, sebuah proses menuju sesuatu yang hakiki. tidak lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Ketika malam menjadi kelam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;dan hanya satu bintang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;yang bersinar terang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;maka berpikirlah dengan tenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;bahwa sujudmu bukanlah tak bermakna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;biarkan saja binatang-binatang menyumpahi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;biarkan saja air meneriaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;biarkan saja ombak laut meludahi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;biarkan saja halilintar mencaci-maki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;biarkan saja semua itu terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;selama bumi kita injak,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;dan langit menjadi atap,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;kita harus selalu percaya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;bahwa Allah-lah yang mengatur segalanya&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-4089693871077556142?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4089693871077556142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4089693871077556142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/hidup.html' title='Hidup'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2060458096987655935</id><published>2008-08-09T11:24:00.000+02:00</published><updated>2008-08-09T11:33:04.020+02:00</updated><title type='text'>Terima Kasih Allah</title><content type='html'>Terima kasih, Allah. Atas hadiahmu yang agung ini. Terima kasih.&lt;br /&gt;Sekarang, aku sudah siap untuk semuanya. Aku siap menerima siksamu atas dosaku. Dan aku juga sudah siap menerima  cintaMu atas  rahman dan rahim-Mu. Ya, aku sudah siap untuk itu semua. Bukankah Kau yang mengajari aku untuk selalu siap menerima segalanya. Sekali lagi, terima kasih, Allah, atas segalanya. Terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2060458096987655935?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2060458096987655935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2060458096987655935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/terima-kasih-allah.html' title='Terima Kasih Allah'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-420363604218218981</id><published>2008-08-08T10:05:00.000+02:00</published><updated>2008-08-08T10:09:43.224+02:00</updated><title type='text'>Apa Coba?</title><content type='html'>Saya sendiri sebenarnya juga ga ngerti. Tapi mungkin hidup memang harus terus berlanjut. Saya yakin, semua orang akan sulit mempercayainya. Tapi itulah kenyataan. Ya, gimana ya? saya juga susah menceritakannnya. Daripada susah-susah cerita, mending saya tulisin aja liriknya &lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Jennifer Lopes&lt;/span&gt; yang judulnya &lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Ain't it Funny&lt;/span&gt;. Selamat menikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It seemed to be like the perfect thing for you and me&lt;br /&gt;It's so ironic you're what I had pictured you to be&lt;br /&gt;But there are facts in our lives&lt;br /&gt;We can never change&lt;br /&gt;Just tell me that you understand and you feel the same&lt;br /&gt;This perfect romance that I've created in my mind&lt;br /&gt;I'd live a thousand lives&lt;br /&gt;Each one with you right by my side&lt;br /&gt;But yet we find ourselves in a less than perfect circumstance&lt;br /&gt;And so it seems like we'll never have the chance&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ain't it funny how some feelings you just can't deny&lt;br /&gt;And you can't move on even though you try&lt;br /&gt;Ain't it strange when your feeling things you shouldn't feel&lt;br /&gt;Oh, I wish this could be real&lt;br /&gt;Ain't it funny how a moment could just change your life&lt;br /&gt;And you don't want to face what's wrong or right&lt;br /&gt;Ain't it strange how fate can play a part&lt;br /&gt;In the story of your heart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sometimes I think that a true love can never be&lt;br /&gt;I just believe that somehow it wasn't meant for me&lt;br /&gt;Life can be cruel in a way that I can't explain&lt;br /&gt;And I don't think that I could face it all again&lt;br /&gt;I barely know you but somehow I know what you're about&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A deeper love I've found in you&lt;br /&gt;And I no longer doubt&lt;br /&gt;You've touched my heart and it altered every plan I've made&lt;br /&gt;And now I feel that I don't have to be afraid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ain't it funny how some feelings you just can't deny&lt;br /&gt;And you can't move on even though you try&lt;br /&gt;Ain't it strange when your feeling things you shouldn't feel&lt;br /&gt;Oh, I wish this could be real&lt;br /&gt;Ain't it funny how a moment could just change your life&lt;br /&gt;And you don't want to face what's wrong or right&lt;br /&gt;Ain't it strange how fate can play a part&lt;br /&gt;In the story of your heart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I locked away my heart&lt;br /&gt;But you just set it free&lt;br /&gt;Emotions I felt&lt;br /&gt;Held me back from what my life should be&lt;br /&gt;I pushed you far away&lt;br /&gt;And yet you stayed with me&lt;br /&gt;I guess this means&lt;br /&gt;That you and me were meant to be&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-420363604218218981?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/420363604218218981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/420363604218218981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/apa-coba.html' title='Apa Coba?'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-4334802213312392006</id><published>2008-08-08T01:46:00.003+02:00</published><updated>2008-08-08T02:28:22.701+02:00</updated><title type='text'>Paranormal Gadungan</title><content type='html'>Ini nih yang lucu, saya ketemu sama beberapa orang yang belum saya kenal di restoran Ampera. Saya hanya kenal salah-satu dari mereka, Icha. Dia mantan anak buah di Terobosan. Nah, yang menarik, setelah saya menyelesaikan makan ayam panggang, tiba-tiba saja salah-satu dari mereka nawarin ngehookah. Hahaha, dia belum tau ( sssttt...ini dia tawaran yang ga bisa ditolak. Siapa pun yang ngajak, nggak boleh ditolak. Haram hukumnya. Hehehe. Bercanda Dink). Dan kita pun langsung meluncur ke kafe terdekat. Layali Cafe. Hehehe, pas banget, deket rumah lagi. Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah lucunya, ada seseorang diantara mereka yang porsi badannya super jumbo. Bukan double lagi, tapi triple, atau bahkan lebih. Hehehe. Tapi walaupun demikian, dia cukup cerdas, pandai berbicara (rame), lucu, ngegemesin, tapi kadang juga suka ngacangin. Tapi, yang paling menarik, dia suka membaca orang. Dia cukup memandang mata, kemudian nanya bulan dan tahun kelahiran, dia sudah bisa menebak semuanya. Gila nggak. ini hasil tebakan dia terhadap saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama soal hati: dia bilang saya ini orangnya gampang bosenan. Trus, kalau ketemu sama orang yang sayang sama saya, dia bilang saya akan lebih menyayangi. Nggak akan disia-siakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebersihan dan kerapian: dia bilang saya ini orangnya sembarangan tidak menomorsatukan penampilan, tapi kalau sudah ketemu sama orang yang bisa membawa saya untuk rapi, bersih dan lain-lain, katanya saya bakal lebih rapi dan lebih bersih dari orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat: menurut dia, saya ini selalu mendahulukan kepentingan umum daripada urusan pribadi, setia kawan, dan suka  sayang  dengan  kawan yang telah dimiliki.  Sering memotivasi yang lain walaupun diri saya gak benget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesi:  --Huh, dasar orang pinter ngomong--  masa orang seperti saya dibilang pantasnya jadi bos, pokoknya yang merintah-merintah gitu deh. Hahaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urusan ranjang : orang ini emang ga punya malu sih, ga tau kenapa, dia bisa  bilang saya love sex. Hiiiiii.  Yang ini, dia ngebandinginnya sama orang yang berbintang Taurus 83. Katanya, kalau orang Taurus, gede nafsu, tapi sekejap saja..Hehehehe. Tapi kalau saya, Hmmmmm...gitu deh katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bikin saya nyak nyik nyuk nggak karuan, dia bilang saya ini cocok sama  orang yang berbintang sagitarius... Haaaaa. Dia yakin sekali ngomongnya kalau saya cocok sama yang berbintang sagitarius. Semakin kenal, akan semakin sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm.... Bener ga sih? Saya juga ga tau. Dasar paranormal gadungan..... ujung-ujungnya dia baru ngaku kalau dia berbintang sagitarius. Siallll....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini murni dari ucapan-ucapan dia, disaksikan oleh Riki, Andi, Fikri, Davint, Hagar yang ngomongnya campuran (Arab-Indonesia), dan Icha. Tau ga siapa nama paranormal itu? namanya Fika. Haaaaaaaaaaaaaaa......Masa sih Fika-nya mbak lely kalau besar nanti bisa jadi kayak yang dihadapan saya gini. Gendut, lucu, suka nyanyi, rame, dan nyenengin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, ma kasih ya traktiran Syisanya. Kapan-kapan ditraktir lagi ya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-4334802213312392006?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4334802213312392006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4334802213312392006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/paranormal-gadungan.html' title='Paranormal Gadungan'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-7194636052398675000</id><published>2008-08-08T00:45:00.000+02:00</published><updated>2008-08-08T00:48:07.854+02:00</updated><title type='text'>Perasaan dan Kenangan</title><content type='html'>Terbuat dari apa sih Perasaan dan Kenangan itu? Kok datangnya tanpa salam. Ga punya sopan santun sama sekali. Tolong bantu aku mengusirnya. Ya, bantu aku mengusirnya agar meninggalkan hatiku. Aku ingin tenang, aku mau berpikir logis aja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-7194636052398675000?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7194636052398675000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7194636052398675000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/perasaan-dan-kenangan.html' title='Perasaan dan Kenangan'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-7168873273690806847</id><published>2008-08-05T09:32:00.000+02:00</published><updated>2008-08-05T10:10:03.996+02:00</updated><title type='text'>Bocah</title><content type='html'>Di sebuah ruangan kecil tak tertata rapi, dengan hanya ada satu kursi dan satu meja kecil, ia menghabiskan waktunya di sana. Ia duduk sambil memandangi sebuah foto dengan khusyuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-style: italic;"&gt;O wahai yang kemerah-merahan, Maha besar Allah yang telah menciptakanmu sesempurna ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-style: italic;"&gt;O wahai yang berkilauan, arahkanlah pantulan cahaya-Nya ke arahku. Agar aku mendapatkan seberkas sinar sejuk-Nya. Atau baiknya ajak saja aku untuk selalu bersamamu. menjadi pemantul-pemantul cahaya-Nya yang agung. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-style: italic;"&gt;O wahai Bidadari hatiku, Mungkin aku terlalu tinggi bermimpi. Mungkin aku terlalu besar berharap, mungkin aku terlalu gila berangan-angan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-style: italic;"&gt;Walaupun aku sendiri tidak yakin, kalau Allah ingin, siapa yang akan menghalangi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layaknya seorang Khairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, atau bahkan kahlil Gibran lelaki itu berpuisi. Ekspresinya sangat meyakinkan. Suasana waktu itu telah berhasil dibuatnya hening, khidmat, dan khusyuk. Ia terus melantunkan setiap kalimatnya. Memuja gambar dalam pigura di tangannya. Ia-lah si bocah kecil itu.  Bocah kecil yang baru saja belajar bernyanyi. Mendendangkan lagu-lagu kehidupan yang syahdu dengan bibir mungilnya. Sambil sesekali menari-nari tarian sufi yang sejuk. Mengikuti ritme hidup yang kadang naik turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya, ia melakukan adegan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hayoo, siapa bisa menebak... kira-kira ngapain ya si bocah ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-7168873273690806847?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7168873273690806847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7168873273690806847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/bocah.html' title='Bocah'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-7924116477656812758</id><published>2008-08-03T17:10:00.001+02:00</published><updated>2008-08-03T17:19:42.061+02:00</updated><title type='text'>I'm Come Back</title><content type='html'>Iya deh, sekarang saya balik lagi. Lanjutin lagi blog-nya. Karena yang error kemarin sudah direparasi, makanya sekarang udah ga ngadat lagi. Walaupun sebenarnya masih ada virus yang masih datang tak terduga. Ya, paling-paling kalau udah kaya gitu, tinggal restart lagi, balik lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri tidak tahu apa penyebab dari error ini, yang jelas, ke-error-an ini telah mempengaruhi  sistem kehidupan saya. Yang biasanya  bisa mengerjakan sesuatu dengan cepat, karena ada yang error, kerjanya jadi sedikit lamban. Yang biasanya tenaga powerfull, karena error, tenaganya lembek kaya orang cacingan. Yang biasanya bisa berpikir jernih, karena error, berpikirnya jadi . . . Apa? Ya tetap yang jernih lah, cuman mungkin sedikit kotor, karena musim panas begini kan banyak debu beterbangan. Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, error ini telah menggerogoti masa aktif saya dalam beraktifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya juga harus bersyukur, sebab dengan adanya error semacam ini, saya bisa mengambil banyak pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halah...apa lagi ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-7924116477656812758?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7924116477656812758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/7924116477656812758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/08/im-come-back.html' title='I&apos;m Come Back'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-6524579485794988556</id><published>2008-07-30T04:50:00.003+02:00</published><updated>2008-08-03T17:21:12.945+02:00</updated><title type='text'>Error Lagi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.error.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;fix me please. if you can repair me, you got my heart.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-6524579485794988556?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6524579485794988556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6524579485794988556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/07/error-lagi.html' title='Error Lagi'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1653496124485243672</id><published>2008-07-24T22:55:00.000+02:00</published><updated>2008-07-24T22:57:51.032+02:00</updated><title type='text'>Error</title><content type='html'>Maaf. Sementara aku error.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1653496124485243672?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1653496124485243672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1653496124485243672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/07/error.html' title='Error'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-332381193584502820</id><published>2008-07-19T07:48:00.001+02:00</published><updated>2008-07-19T07:57:45.949+02:00</updated><title type='text'>i'm Sick</title><content type='html'>Tidak ada yang istimewa. Semua berjalan lancar. Tidak ada halangan sedikit pun. Kalau pun ada, itu hanya kerikil yang tidak perlu dihitung. Normal-normal saja. Hanya saja, saya merasa jenuh. Yeah, i'm sick of routine. Lalu saya berpura-pura seperti sedang menghisap ganja. Saya juga berpura-pura melayang-layang. Nge-fly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haha...&lt;br /&gt;Kadang saya tertawa-tawa, pura-pura nangis, dan juga berteriak-teriak. Kalau ada yang melihat, mungkin akan mengatakan kalau saya ini sudah gila. Tapi tidak, tidak ada yang melihatku melakukan semua itu di sini, di kamar ini, sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin ada intro dulu. Aku ingin tenang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-332381193584502820?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/332381193584502820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/332381193584502820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/07/im-sick.html' title='i&apos;m Sick'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3766397752428468803</id><published>2008-07-19T06:48:00.001+02:00</published><updated>2008-07-19T06:48:57.630+02:00</updated><title type='text'>Episode Bingung</title><content type='html'>Inilah episode yang bingung. Ada yang bilang takdir itu bullshit, ada yang bilang islam salah, ada yang bilang al-qur'an perlu diperbaharui, ada yang bilang poligami tidak cocok di zaman sekarang, ada yang bilang kawin kontrak itu asyik, wueeekk :D &lt;div class="entry-content"&gt;&lt;div class="entry-body"&gt;  &lt;p&gt;bingung kan? saya sendiri aja bingung. Ada-ada saja. Tapi, inilah kehidupan. Yang perjalanannya selalu misterius dan mengandung tanya.&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3766397752428468803?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3766397752428468803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3766397752428468803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/07/episode-bingung.html' title='Episode Bingung'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-6878515935051121984</id><published>2008-07-14T16:15:00.000+02:00</published><updated>2008-07-14T16:22:14.679+02:00</updated><title type='text'>Cengeng</title><content type='html'>Kalau kamu ga percaya, ya itu urusan kamu.  Yang jelas, hidup itu memang seperti air. Selalu mencari jalan keluar, selalu bergerak, walau dalam ruang hampa sekalipun. Kalau kamu hanya menunggu nasib dengan berpangku tangan saja, mana bisa kamu menjadi dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayohlah, banyak hal yang perlu diselesaikan. Aku tahu, air matamu itu adalah kekuatamu, tapi, bisa nggak sih kamu menyelesaikan masalah tanpa air mata?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-6878515935051121984?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6878515935051121984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6878515935051121984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/07/cengeng.html' title='Cengeng'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-746100256631653206</id><published>2008-07-14T16:14:00.001+02:00</published><updated>2008-07-15T09:40:40.764+02:00</updated><title type='text'>Mandi</title><content type='html'>Kamu bau sekali, cepetan mandi, sono !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-746100256631653206?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/746100256631653206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/746100256631653206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/07/mandi.html' title='Mandi'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1887977327052367884</id><published>2008-07-13T17:42:00.000+02:00</published><updated>2008-07-13T17:44:45.892+02:00</updated><title type='text'>Ayoh...</title><content type='html'>Sebelum saya menulis ini, yang terbayang adalah betapa ngerinya kondisi Ethiopia, betapa mirisnya kondisi Palestina. Tapi, semua itu kalah dengan kondisi Indonesia, bangsa saya, tanah air saya, tempat di mana saya dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa sangat prihatin dan merasa harus bergerak, agar Indonesia saya bisa berjaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai sekarang, ayohlah...ayoh semua...kita bangun bangsa kita ini. Tidak ada kata lain, selain berjuang bersama-sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1887977327052367884?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1887977327052367884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1887977327052367884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/07/ayoh.html' title='Ayoh...'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-4983815988774878981</id><published>2008-07-06T18:13:00.000+02:00</published><updated>2008-07-06T18:22:53.664+02:00</updated><title type='text'>Percaya donk...</title><content type='html'>Inilah Indonesia. Negeri yang diperjuangkan dengan darah dan air mata. Kini, para penerusnya hanya bisa mengganti posisi sang penjajah. Rakyatnya pun hanya menjadi kuli di negeri sendiri. Lihat saja, pemilik sahamnya orang asing, sementara pekerjanya adalah orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak presiden, pejabat-pejabat, para pelaku ekonomi, please deh. Yakinlah, anak bangsa bisa mengolah sumber daya alam kita. Ga usah jor-joran semuanya dijual ke orang asing. Sumpah... Anak Bangsa kita sendiri pasti bisa mengolah semuanya dengan lebih baik daripada orang-orang asing itu. Ayolah, percayalah kepada rakyatmu. Bukankah kau minta kepercayaan dari mereka? seharusnya kau juga harus percaya kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh, Setelah penjajah asing pergi, kini penjajah negeri sendiri yang menggantikan posisi?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-4983815988774878981?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4983815988774878981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4983815988774878981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/07/percaya-donk.html' title='Percaya donk...'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1760745526725105180</id><published>2008-07-06T15:49:00.002+02:00</published><updated>2008-07-06T16:00:32.603+02:00</updated><title type='text'>Bikin Puisi</title><content type='html'>Tanggal 3 juli kemarin, seorang sahabat menjalani sunnha rasul yang katanya adalah setengah dari bagian agama. Ya, temanku telah melangsungkan pernikahannya. Lalu iseng-iseng aku bikin-bikin puisi. coba saja dibaca. Selamat menikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Banjir Senja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Kairo banjir senja,” katamu&lt;br /&gt;Aku nyengir tak terkira mendengar teriakanmu&lt;br /&gt;Lalu kau menunjukkan aku dengan matamu&lt;br /&gt;“Senja itu yang melekat di hatiku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuperhatikan, senja itu redup&lt;br /&gt;Aku tak bisa melihat wajahnya yang [mungkin] ayu&lt;br /&gt;Aku hanya bisa melihat cahaya matanya yang semu&lt;br /&gt;Kemudian kau mulai membaca puisi kekecewaanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O, wahai senja yang semu&lt;br /&gt;Ternyata kau bukan milikku&lt;br /&gt;Kau lebih memilih waktu,&lt;br /&gt;Bukan aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku mencoba menghiburmu&lt;br /&gt;Mengajakmu minum susu&lt;br /&gt;Di tepi kali waktu&lt;br /&gt;Sambil menatap senja berwarna ungu&lt;br /&gt;Matamu bersinar seperti lampu&lt;br /&gt;Kau bilang aku buta warna, katamu&lt;br /&gt;Senja itu berwarna jingga, bukan ungu&lt;br /&gt;“ini dia senjaku,” lirihmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Perempuan Senja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senja itu&lt;br /&gt;Kita makan bertiga bersama seorang kawan&lt;br /&gt;Lalu ketika datang seorang perempuan&lt;br /&gt;Kau lekas-lekas menyerah&lt;br /&gt;Padahal biasanya, kau rakus tak karuan&lt;br /&gt;Kutanya,”sudah kenyang, Kawan?”&lt;br /&gt;“Ada senja yang lebih mengenyangkan,” jawabmu spontan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Senjamu Terlalu Gemuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senjamu itu terlalu gemuk&lt;br /&gt;Apa kau tidak takut&lt;br /&gt;kalau tak ada tempat untuk-Nya di rumahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Terlena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kau asyik sekali bermain-main dengan senja&lt;br /&gt;Hingga lupa waktu untuk memuja&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1760745526725105180?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1760745526725105180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1760745526725105180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/07/tanggal-3-juli-kemarin-seorang-sahabat.html' title='Bikin Puisi'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2878985670398062285</id><published>2008-07-01T11:06:00.000+02:00</published><updated>2008-07-01T11:07:20.271+02:00</updated><title type='text'>Perempuan Subuh</title><content type='html'>Inilah tanah. Inilah tanah yang membuat aku selalu merasa menjadi iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap melihat kendaraan yang berlalu lalang seenaknya, aku selalu bersorak. Tapi ketika melihat keledai yang merambat teratur, aku mengutuk sampur. Aku memang tidak bisa lagi berkata apa-apa selain mengatakan “aku ingin menikmati bintang.” Ya, aku ingin menikmati bintang. Dari sini, dari tanah ini. Sambil bibir sibuk menghisap hookah dan menyeruput segelas teh manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bisa bercakap dengan bayanganku sendiri yang selalu setia menemaniku. Aku bangga padanya. Ia tetap setia, walau sebenarnya ia ingin selingkuh. Ia terkekang, walaupun sebenarnya ingin bebas melayang. Pagi ini, tiada yang bisa aku kenang, selain tetes air matamu yang membuatku semakin yakin, bahwa kamu adalah orang terkuat yang aku temui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin orang lain akan menganggapmu begitu lemah dan aneh. Tapi mereka bukan aku. Ya, aku, orang yang kau bilang jelek dan aneh ini. Aku...aku...aku yang kau panggil ka’ Hanafi. Selamat tidur perempuan subuh. Selamat tidur. Aku juga ngantuk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2878985670398062285?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2878985670398062285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2878985670398062285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/07/perempuan-subuh.html' title='Perempuan Subuh'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-634834629869374710</id><published>2008-06-23T10:36:00.000+02:00</published><updated>2008-06-23T10:38:01.150+02:00</updated><title type='text'>Aku Bukan Leo</title><content type='html'>Lumpur hitam yang tiba-tiba berubah warna menjadi abu-abu itu, bagiku adalah sebuah pertanda, sebuah perasaan yang kemudian kusebut dengan firasat. Ah, kenapa juga aku menafsirkannya sebagai pertanda atau perasaan yang kusebut dengan firasat. Lumpur hitam yang tiba-tiba berubah warna menjadi abu-abu itu memang agak aneh. Tapi siapa yang menyangka, kalau ternyata kejadian seperti itu benar-benar ada. Jujur, kejadian itulah yang menginspirasiku untuk selalu menyelesaikan pekerjaan secepat-cepatnya; merampungkan semua tugas sebelum batas waktu yang telah kutentukan sendiri. Karena aku takut, tiba-tiba nanti berubah pikiran yang akhirnya aku tidak bisa menyelesaikan tugas itu dengan sempurna. Aku takut lumpur hitam itu segera berubah menjadi abu-abu. Aku tidak rela. Sejak menyaksikan kejadian itulah, aku tidak pernah merasakan himpitan, beban, atau sering disebut oleh kawan-kawan sebagai momok; Deadline.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi entahlah, sampai saat ini, aku masih belum mau menyelesaikan hubunganku denganmu, Dek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, setidaknya aku punya alasan yang cukup kuat untuk menjawab pertanyaan gila itu. Aku masih ingin menikmati hubungan kita yang seperti ini, ini. Ya, aku masih ingin menikmati hubungan yang kaubilang agak ‘ganjil’ ini. Maaf, aku bukan Leo.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-634834629869374710?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seruput.blogspot.com/feeds/634834629869374710/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35515654&amp;postID=634834629869374710&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/634834629869374710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/634834629869374710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/06/aku-bukan-leo.html' title='Aku Bukan Leo'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1907369220406438438</id><published>2008-05-27T01:41:00.001+02:00</published><updated>2008-05-27T02:20:51.944+02:00</updated><title type='text'>Bangga Produk Sendiri</title><content type='html'>Aku suka sekali jalan sore-sore. Nah, ceritanya, setelah selesai ujian, aku tidak langsung pulang. jalan-jalan dulu ke belakang Azhar, samblil lihat-lihat buku. Hmmm...cuman lihat-lihat aja sih, soalnya budget untuk beli buku bulan ini kan dah ga ada. Coz harus perhitungan juga, karena harga-harga sekarang sudah di luar batas kewajaran. Melangit dan mencekik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai melihat-lihat, kurang sempurna rasanya kalau tidak mampir ke masjid Azhar. Menenangkan diri dengan menunaikan kewajiban. Setelah selesai menunaikan kewajiban, ada dua orang Mesir yang datang menghampiriku. Awalnya, aku ga respect banget. Sebab, sudah merasa kapok dengan kebanyakan orang Mesir. Rata-rata cuman pengen cari perhatian, cuman nanya jam [padahal mereka pake jam tangan], atau cuman pengen iseng aja. Tapi kali ini laen. Dia nanya tentang asalku; Indonesia. Tidak seperti kebanyakan Mesir lainnya yang selalu nanya orang asia dengan sebutan maliziy (sebutan orang Mesir buat orang Malaysia). Dan tentu saja aku respect. Mana ada ketika orang ditanya asal daerahnya diem aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak tahu kenapa, akhirnya aku jadi seperti penjual jamu. Nyerocos nggak karuan. Ya, tentu saja karena lawan bicaraku ini cukup antusias mendengarkan aku nyerocos ke barat dan ke timur. Akhirnya, sampailah pada percakapan yang sangat...., Hmmm...sangat mengharukan. Dia nanyain, tentang produk Indonesia di sini. Ya aku jawab saja, banyak. Ada pasta gigi, ada ban mobil, ada makanan, ada peralatan rumah tangga, dan lain sebagainya. Kemudian dia nanyain barang-barang yang aku pakai. Upss...dari bawah ke atas hingga ke bawah lagi, ga ada yang asli bikinan Indonesia. Wah...wah..., lalu aku tanya balik. Ternyata yang dia pakai adalah produk negara mereka sendiri; Mesir, kecuali satu. Sesuatu yang melingkar di pergelangan tangannya; jam tangan. Menurutnya, dia memang sengaja membeli jam tangan itu dari luar karena di Mesir ini belum ada yang bisa membuat jam tangan yang bisa dipakai melebihi dua bulan. Ya, mirip-mirip buatan Cina gitu deh. Gitu katanya. Lalu aku bilang saja, Kalau Indonesia disuruh bikin jam karet, pasti tidak terkalahkan. Lalu kita tertawa terkekeh-kekeh berbarengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, lepas dari semua itu. Pikiranku kemudian terbang ke sebuah pertanian di Indonesia, dimana sang petani menggunakan baju berlabel amerika, celana pendek buatan Prancis,  yang sedang membajak sawah dengan sapi australia, dan bajaknya buatan Thailand. Huhuhu. Setelah Cape, sang petani duduk-duduk dengan cara bersila di gubuk sambil makan nasi impor dari Thailand, dengan lauk tempe [yang katanya sudah menjadi milik jepang] sambil melihat petani lain yang sedang mencangkul  dengan menggunakan cangkul bermerk buatan Cina. Bosen memandang Pencangkul, ia kemudian menyalakan rokok cerutu buatan itali sambil menghirup kopi Brasil. lalu mengalihkan matanya kepada istrinya yang sedang memompa air dengan pompa buatan Singapura dan menyanyikan lagu rasa sayange yang sudah menjadi milik Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huh...Bangga sekali aku jadi orang Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1907369220406438438?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1907369220406438438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1907369220406438438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/05/bangga-produk-sendiri.html' title='Bangga Produk Sendiri'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-2881844482292732171</id><published>2008-05-27T00:45:00.001+02:00</published><updated>2008-05-27T00:45:50.764+02:00</updated><title type='text'>Cappe Deh...</title><content type='html'>Sori, bukan mau sok-sokan. Emang saat ini, banyak kejadian yang membuat kita harus berpikir keras. Lebih keras. Lebih Keras lagi, yang ujung-ujungnya, kita ngucapin "Cappe deh..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana enggak, coba bayangkan![tunggu ya, aku mo oo' dulu, nunggu kalian bayangin dulu] harga BBM melambung tinggi dan angin-anginan di puncak kejayaannya. Karena semuanya butuh minyak, bensin, solar, atau bahasa kerennya bahan bakar, maka secara otomatis barang-barang yang lain ikut merasa harus mbuntut di belakangnya. Akhirnya, dengan sendirinya, harga-harga ikut melambung tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, fenomenanya, kalau BBM naik, yang lebih terasa terlebih dahulu, adalah keikutsertaan naiknya harga bahan-bahan pokok, atau yang biasa disebut oleh kebanyakan orang sebagai SEMBAKO [bacanya; Sembilan Bahan Pokok]. Nah lagi, kalau sudah urusan SEMBAKO, yang merasakan dampaknya adalah para ibu-ibu rumah tangga dan janda-janda yang hidup sendirian. Mereka harus memutar otak lebih kenceng lagi agar budget keuangan mereka bisa memenuhi anggaran rumah tangga. Mungkin karena saking nggak sanggupnya, para ibu-ibu ini kemudian saling membisiki tetangganya, teman-teman ngerumpinya, kawan-kawan arisannya, juga sahabat-sahabat PKK-nya, dan juga [mungkin] partner maen golfnya, untuk berunjuk rasa. Lalu menentukan hari yang sudah disepakati. Pada hari H, semua ibu-ibu turun ke jalan, meluber, dan meneriakkan tuntutan-tuntutannya dengan gaya khas ibu-ibu. Bisa sambil menggendong bayi, menggendong jamu, atau malahan menggendong suaminya [kuat ga ya?]. Yah, namanya juga ibu-ibu kalau sudah beraksi, pasti dari yang lain. Kan kita semua tahu, yang berunjuk rasa bukan hanya ibu-ibu, ada mahasiswa, ada bapak-bapak, ada sopir-sopir dan lain-lainnya. Tapi, kalau yang berunjuk rasa adalah ibu-ibu kenapa kok jadi menarik ya? Mungkin karena jarang sekali kita menemukan ibu-ibu yang rela mengorbankan waktu nonton sinetronnya, waktu memasaknya, waktu arisannya, kegiatan pengajiannya, arisannya, dan berbagai pekerjaan rumah tangganya dengan kegiatan yang menarik perhatian orang banyak. Misalnya, nari di depan umum, atau unjuk rasa seperti yang terjadi hari minggu (25/5) kemarin ini. Lucu memang. Tapi...tapi...tapi...luput dari semua itu, pemerintah kita lebih lucu lho. Hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, mo gimana lagi. Harga minyak Dunia melangit, pantesan kalau BBM melejit, sehingga menyebabkan rakyat menjerit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huh...Cappe deh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-2881844482292732171?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2881844482292732171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/2881844482292732171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/05/cappe-deh.html' title='Cappe Deh...'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1335645860047697496</id><published>2008-05-20T12:01:00.000+02:00</published><updated>2008-05-20T12:02:41.643+02:00</updated><title type='text'>Kerjaaaaa...</title><content type='html'>Pada suatu kesempatan, guruku menjelaskan tentang bagaimana kita menghadapi hidup. Menarik sekali. Apa-apa yang dia lontarkan, seakan mutiara yang berhamburan di depan mata. Tapi tiba-tiba seorang teman berontak. Ia nyeletuk tidak terima. Ia habis-habisan melawan sang guru. Hingga akhirnya ia dikeluarkan dari kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika istirahat, aku menemui teman yang dikeluarkan tadi.&lt;br /&gt;“Kenapa kamu melawan sampai segitunya? Bukankah yang dilontarkan guru kita seperti mutiara?” tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia hanya tersenyum melihat ke arahku. Mungkin ia menganggap pertanyaanku terlalu lucu untuknya. Ia kemudian menatapku serius.&lt;br /&gt;“Dia itu cuman manis di bibir saja. Selebihnya racun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-katanya benar-benar membuatku harus berpikir keras. Dahiku mengkerut hebat. Tapi kemudian ia melanjutkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu tahu kan, guru kita itu seorang perokok?”&lt;br /&gt;“Iya”&lt;br /&gt;“Seorang yang suka terlambat sholat?”&lt;br /&gt;“Iya”&lt;br /&gt;“Nah, itu sebenarnya yang ingin saya ingatkan”&lt;br /&gt;“Maksudnya?” Aku tidak mengerti&lt;br /&gt;“Dia melarang kita merokok, tapi dia merokok. Dia melarang kita terlambat sholat, tapi dia sendiri terlambat. Makanya saya berharap dia tidak begitu”&lt;br /&gt;“Lho?” Aku tambah bingung&lt;br /&gt;“Ya, seseorang tidak mendapatkan dari apa yang dia harapkan, tetapi akan mendapatkan dari apa yang dia kerjakan. Gitu aja susah”&lt;br /&gt;“Ooo, “ Aku pura-pura mengerti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1335645860047697496?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1335645860047697496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1335645860047697496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/05/kerjaaaaa.html' title='Kerjaaaaa...'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3635845655909841930</id><published>2008-05-20T10:38:00.002+02:00</published><updated>2008-05-20T10:41:17.038+02:00</updated><title type='text'>Kebangkitan Nasional</title><content type='html'>Apa-apa yang kau ucapkan ternyata memang benar. Semuanya benar. Kali ini aku benar-benar melihat secara nyata, bahwa bangsa kita masih belum bisa bangkit secara utuh. Kalaupun dikatakan bangkit, bangkitnya pun terseok-seok. Bukan karena apa, karena yang dipakai semuanya barang impor. Negara kita adalah negara maritim, punya banyak laut, tapi garam saja kita musti impor dari luar. Sawah kita menjulang di seluruh nusantara, tapi beras harus mendatangkan dari Thailand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri belum sepenuhnya mengerti, kenapa SDM kita yang menonjol justru dibiarkan membesarkan negara lain. Aku juga kurang mengerti, mengapa produk kita bisa diakui oleh negara lain. Lho, kamu belum tau, kalau tempe kita ternyata diaku-aku oleh jepang, terus lagu rasa sayang dihak-i Malaysia? Ah, mungkin pemerintah melihatnya hanya sebuah produk. Yang direbut kan bukan negara, bukan tanah air. Kalau tanah air, kalau negara, tunggu dulu, harus pake duit, mungkin begitu pikir para pejabat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini sangat lucu. Kita tiap tanggal 20 Mei merayakan hari kebangkitan nasional, tapi sampai sekarang, negara kita selalu berada dalam keadaan terpuruk. Gimana bisa bangkit, kalau semua yang bisa membangkitkan tidak mendapatkan perhatian. Hehehe, kalau jadi pejabat kan, modalnya cuman bermental baja aja. Maksudnya kuat untuk nyuekin para demonstran, kuat melihat kemiskinan, kuat makan di restoran gede, kuat naik mobil mewah, dan kuat diolok-olok sebagai koruptor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tentu saja keadaan yang terpuruk ini bukan tidak ada jalan keluarnya. Semuanya yang menyebabkan demikian ini kan, tidak mungkin dari Tuhan. Dengan kata lain, manusia itu sendiri, atau lebih tepatnya warga kita sendiri. Nah, tentu saja kita harus instropeksi diri. Sudah siapkah kita untuk benar-benar bangkit? Kalau masih belum siap, ya, mari kita kumpulkan kekuatan untuk bangkit. Dengan cara apa saja. Kalau perlu, kita panggil semua orang-orang hebat kita sendiri (nggak usah orang luar dulu) untuk diajak membangkitkan negara kita yang terpuruk ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kita nggak merasa miris dengan semua keterpurukan negara tercinta kita ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pendidikan kacau balau, moral amburadul, kita masih dihadapkan dengan serangkaian berita yang seharusnya tidak jadi berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa lagi yang akan menata masa depan negara kita tercinta kita ini, kalau bukan kita sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT HARI KEBANGKITAN NASIONAL 20 Mei 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3635845655909841930?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seruput.blogspot.com/feeds/3635845655909841930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35515654&amp;postID=3635845655909841930&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3635845655909841930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3635845655909841930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/05/kebangkitan-nasional.html' title='Kebangkitan Nasional'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-6560085951696218602</id><published>2008-05-06T15:54:00.000+02:00</published><updated>2008-05-06T16:02:01.955+02:00</updated><title type='text'>Serak</title><content type='html'>Subuh ini aku tidak bisa berkata-kata. Suaraku habis ditelan duka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-6560085951696218602?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seruput.blogspot.com/feeds/6560085951696218602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35515654&amp;postID=6560085951696218602&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6560085951696218602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6560085951696218602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/05/serak.html' title='Serak'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-8530211718921702903</id><published>2008-05-06T15:29:00.001+02:00</published><updated>2008-05-06T15:54:21.166+02:00</updated><title type='text'>Sepulang Mengaji</title><content type='html'>Hari itu, sepulang mengaji dari langgar tempat kita bersama-sama belajar membaca al-quran, kita berjalan bersama. Tentu saja karena arah rumah kita satu arah. Dalam perjalanan, kau banyak bercerita. Tentang ayahmu yang seorang penyair, tentang ibumu yang pandai menjahit, tentang kakakmu yang hampir lulus kuliah, tentang adikmu yang suka merengek, dan juga tentang dirimu yang [menurutmu] nggak jelas. Aku tahu, kau bercerita tentang itu karena sudah tidak ada bahan lain lagi untuk diceritakan. Semuanya telah kita habiskan di langgar tadi. Dan dalam perjalanan ini, kau harus tetap bercerita untuk mengusir rasa takutmu. Ya, kamu selalu merasa ketakutan di kegelapan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tenang saja, tidak perlu takut, ada aku," aku mencoba menenangkanmu. Seolah menjadi pahlawan yang selalu terlambat datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku cukup mengerti, bukan tanpa alasan kau selalu bercerita kepadaku. Itu semua karena kau percaya, bahwa aku adalah tempat yang aman untuk menumpahkan segala isi hatimu. Juga tempat yang paling aman untuk menyimpan rahasiamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang tidak bisa aku mengerti, kenapa kau selalu  menghindar ketika aku menanyaimu tentang gigimu yang hilang itu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-8530211718921702903?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seruput.blogspot.com/feeds/8530211718921702903/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35515654&amp;postID=8530211718921702903&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8530211718921702903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8530211718921702903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/05/sepulang-mengaji.html' title='Sepulang Mengaji'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1142180011837883220</id><published>2008-04-18T09:03:00.001+02:00</published><updated>2008-04-18T09:17:41.738+02:00</updated><title type='text'>Sampai ...</title><content type='html'>Akhirnya kita tiba pada sebuah masa, dimana layang-layang harus cepat-cepat kita turunkan, puisi-puisi dikurungkan, ayam-ayam dikandangkan, jendela-jendela rumah dirapatkan, dan anak-anak dari pelosok desa yang harus segera menuju langgar dengan mengapit kitab suci al-Qur'an berdesakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, masa inilah yang mengajari kita. Betapa waktu kian cepat melesat.  Membunuh semua yang bersifat menunggu. Ya, inilah masa, di mana kita harus cepat-cepat mengambil keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan terlalu lama berdiri di persimpangan jalan, bikin lalu lintas macet saja, Bosen hidup apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1142180011837883220?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1142180011837883220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1142180011837883220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/04/sampai.html' title='Sampai ...'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-789034597348326728</id><published>2008-03-30T13:02:00.000+02:00</published><updated>2008-03-30T13:04:57.131+02:00</updated><title type='text'>Kelahiran</title><content type='html'>Lama ga posting, sekali posting ngasal. Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini adalah sebuah keajaiban. Dunia kita adalah dunia berbohong. Bagaimana tidak, semua yang kita lakukan dari detik ke detik, dari menit ke menit, dari jam, ke jam, minggu ke minggu, bulan ke bulan, tahun ke tahun, adalah serangkaian kegiatan berbohong kepada semua orang. Tidak, bukan hanya semua orang, tapi kepada semua binatang, semua makhluk. Semuanya. Ya, semuanya. tanpa batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh yang paling terlihat adalah kelahiran. Ya, mungkin tanggal lahirnya, bulan lahirnya, tahun lahirnya, atau bisa jadi tempat lahirnya. Baiklah, saya akan menunjukkan kepada anda apa sebenarnya yang saya maksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini, kemarin, pada hari sabtu, bertepatan dengan tanggal 22 Maret 2008 TeROBOSAN mengadakan pelatihan jurnalistik. Lho, apa hubungannya? Tunggu dulu. Bukan pelatihannya yang saya maksudkan. Buat apa saya menyebutkan data yang sejatinya tidak perlu. Buang-buang tenaga saja. Nggak penting kan. Nah, dalam pelatihan tersebut, ada sesi perkenalan. Seluruh peserta harus mengenalkan dirinya. Yang menarik, ada 7 orang yang mempunyai pengakuan sama. Tanggal lahirnya tidak sesuai dengan kenyataan. Ada seseorang yang mengatakan bahwa tanggal lahir yang tertulis di akte kelahirannya tidak sama dengan hari lahirnya yang sebenarnya. Ada juga yang bilang, karena tanggal lahir di ijazah dan akte berbeda, yang kemudian akte harus mengikuti hari di ijazah. Benar-benar aneh. Tapi ada yang lebih aneh lagi. Ada seseorang yang bingung, katanya dilahirkan di atas kursi, dan sampai sekarang dia tidak tahu tanggal lahirnya. Sehingga orang tuanya membebaskannya untuk memilih tanggal lahir dan tahunnya sendiri. Tentu saja semua ini bukan tanpa alasan. Tapi, karena untuk masuk sekolah, seseorang harus menuliskan tempat tanggal lahirnya. Dan disyaratkan untuk menyerahkan akte kelahiran. Hmm....Tapi, ada kabar yang lebih aneh lagi. Pokoknya, anehnya di atas aneh. Banget deh. Ada dua orang perempuan yang bernasib lahir ke dunia sebagai dua gadis kembar. Lahir pada hari dan tanggal yang sama. Ya, iyalah. Mungkin hanya beberapa menit atau jam saja jedanya. Lha wong lahir kembar kok. Nah, anehnya karena hari, tanggal, dan bulan kelahirannya sama, tapi tahun kelahirannya berbeda. Udah gitu, bedanya ga tanggung-tanggung. kelahiran tahun 1985 ditulisnya 1987. Berapa tahun coba? Hahaha. Aneh kan? mana ada orang kembar, dilahirkan dalam jarak dua tahun. Wuihhh. Saya sendiri tidak bisa membayangkan kalau emang ada kejadian semacam itu. Dan tentu saja, kejadian seperti itu tidak mustahil bagi Allah. Maha suci Allah dengan segala kebesarannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-789034597348326728?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/789034597348326728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/789034597348326728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/03/kelahiran.html' title='Kelahiran'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1093867991081062354</id><published>2008-03-13T19:47:00.000+02:00</published><updated>2008-03-13T20:01:18.218+02:00</updated><title type='text'>Kumpulan Tanya</title><content type='html'>ini adalah sebuah pertanyaan yang entah apa jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kalau ada orang yang melihat beberapa orang seakan-akan si A, itu kenapa ya?&lt;br /&gt;2. Kalau ada orang yang selalu dihadiri mimpinya oleh si A, itu artinya apa ya?&lt;br /&gt;3. Kalau ada orang yang tiba-tiba tersenyum ketika mengingat si A, itu ada apa ya?&lt;br /&gt;4. Kalau ada orang yang menjadikan si A menjadi sebagian besar inspirasinya, itu berarti apa ya?&lt;br /&gt;5. Nah, kalau ada  orang yang ditanyain temannya "kamu mimpi apa semalam, kok manggil-manggil nama si A?" Itu artinya apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurut aku sih, ini adalah sebuah &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;penyakit, &lt;/span&gt;tp aku ga tau mau nyebut penyakitnya apa. hayooo....loh..hati-hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1093867991081062354?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1093867991081062354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1093867991081062354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/03/kumpulan-tanya.html' title='Kumpulan Tanya'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1220942606433043808</id><published>2008-03-13T19:40:00.000+02:00</published><updated>2008-03-13T19:41:24.032+02:00</updated><title type='text'>Tenang</title><content type='html'>Semua yang kita alami di dunia ini adalah sebuah proses menuju ketenangan yang abadi. Dan tentu saja, tiada kenikmatan yang paling nikmat kecuali nikmat tenang. bahkan nabi Ibrahim pun selalu berdoa agar dirinya diberi ketenangan dalam setiap pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena apa, tenang merupakan sebuah suasana yang selalu dicari oleh banyak orang. baik dalam suasana hati atau pun lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita menghadapi masalah, rasanya masalah cepat berlalu bila kita menghadapinya dengan hati yang tenang. Suasana lingkungan yang tenang pula terasa enak untuk melakukan kegiatan membaca atau menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, aku butuh tenang. Tenang dari hiruk pikuk kota Kairo yang keras ini. Aku ingin tenang... aku ingin tenang....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1220942606433043808?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1220942606433043808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1220942606433043808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/03/tenang.html' title='Tenang'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-4874163335895278978</id><published>2008-03-07T10:21:00.001+02:00</published><updated>2008-03-07T10:22:21.557+02:00</updated><title type='text'>Rencana-Spontan</title><content type='html'>"Sebelum melakukan sesuatu, lakukanlah perenacanaan terlebih dahulu" begitu pesan guruku. Aku sepakat. Aku setuju. Dan kemudian, aku mencoba untuk menerapkannya. Aku coba untuk merencanakan sesuatu, baru kemudian aku mengerjakanya. Aku berusaha sekua tenaga. Tapi kebanyakan, apa yang aku rencanakan selalu menghasilkan sesuatu yang tidak memuaskan. Dan tentu saja, rasa tidak puas itu akan berpengaruh. Bisa membuat kita semangat untuk meraih, bisa juga menambah rasa kurang percaya diri terhadap kemampuan. Jujur, berencana itu capek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya kemudian aku mencoba untuk kembali ke masa lalu. Melakukan sesuatu secara spontanitas. tanpa ada perencanaan terlebih dahulu. Ketika ada keinginan, langsung dikerjakan. Puas. Ya, perasaan puas itu datang dengan tiba-tiba, karena elah melakukan sesuatu yang sebelumnya tidak terpikirkan. Misalnya, iseng-iseng membuat mainan, kemudian ada seorang bocah kecil yang sedang bermain bola. Lalu kita berikan mainan itu kepadanya. Namanya juga bocah kecil, diberi mainan, tentu saja girang. Lalu ia sampaikan pemberian itu kepada kedua orang tuanya. Nah, karena kebetulan orang tuanya pengusaha mainan anak-anak, akhirnya ia mengajak untuk memproduksi mainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halah..halah...ngelanturnya jauh banget sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi memang benar, unsur ketidaksengajaan kadang memberikan rasa puas yang sangat besar yang bahkan tidak bisa diungkapkan dengan bahasa lisan atau tulisan. Upss. Apa bedanya? bukankah tulisan merupakan bentuk imitasi dari bahasa lisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya..ya.., baiklah. Aku tahu. Ada saatnya kita melakukan sesuatu dengan spontanitas dan ada juga saatnya kita melakukan sesuatu dengan perencanaan. mana mungkin kita merencanakan menolng orang yang kita lihat tertabrak di jalan pada tanggal sekian jam sekian di jalan ini. Tidak, kan? semua itu terjadi begitu saja. Tapi, bagaimana kita tidak melakukan perencanaan ketika akan membangun agama, negara dan bangsa kita. Omong kosong kalau tanpa perencanaan. Tidak akan menghasilkan apa-apa selain caci maki saja. Ya, ada saatnya kia berencana. Ada saatnya pula unuk melakukan sesuatu secara spontan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-4874163335895278978?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4874163335895278978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/4874163335895278978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/03/rencana-spontan.html' title='Rencana-Spontan'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-6069876277828794845</id><published>2008-03-04T23:16:00.002+02:00</published><updated>2008-03-05T10:03:10.049+02:00</updated><title type='text'>El-Sawy Culturewheel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jew5LPwVPBM/R83DafXcowI/AAAAAAAAAPE/sTKxgzvji4I/s1600-h/IMG_4132.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jew5LPwVPBM/R83DafXcowI/AAAAAAAAAPE/sTKxgzvji4I/s320/IMG_4132.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174006406782427906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 3 kemarin, saya bersama dengan teman-teman SAMAS mengunjungi sebuah ruang budaya yang terletak di Headquarter, end of 26 july St. Cairo, Egypt. Perjalanannya cukup mengasyikkan, walaupun kita harus rela melakukan ibadah berdiri di dalam bus 109. Hehehe. Sorry nih, saya lagi ga bisa cerita banyak. Pokoknya, setelah kita nyampe, kita langsung menuju masjid terdekat untuk chating sama sang maha Agung. Dan setelah itu kita disuguhi dengan pemandangan yang sangat menakjubkan. Well, itu dia yang namanya El-Sawy Culturewheel. Gedungnya unik banget, karena berada di tengah jalan umum, tepat berada di bawah jembatan layang. Kok bisa unik? ya iyalah, soalnya, kalau di Indonesia, kolong jembatan hanya ditempati oleh kaum kumuh pengumpul barang-barang bekas, atau para penjual VCD bokep, penjual kaset bajakan, majalah nggak nggenah, dan lainnya. Sementara di sini, tempat seperti itu dijadikan sebagai gedung budaya. Tempat para sastrawan, sineas film, pelajar, mahasiswa, para doktor, dan beberapa elemen berbudaya lainnya berkumpul. Bukan hanya orang Kairo saja. tapi seluruh dunia. Kemarin, waktu kami berkunjung ke sana, seorang penyair asal Iraq, Amel El Gabory, berduet dengan penyanyi asal Libanon Gahda Wahba, menampilkan kebolehannya di sana. Amel dengan Puisinya yang sangat menyentuh, dan Gahda dengan kekhasan suaranya yang menyihir. Luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah acara, semuanya berebut tanda tangan. Saya sibuk men-jepret. Itung-itung belajar jadi fotografer yang baik, saya tidak menyia-nyiakan momen tersebut. Cuman sayangnya, ruangannya cukup gelap untuk ukuran kamera yang saya pakai. Jadi, hasilnya juga kurang memuaskan. Dah gitu, saya ga bisa ngelihat jelas lagi. So, agak burem, juga kurang fokus. Sorry deh. Maklum, amatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, Ada hal yang paling luar biasa yang saya lakukan waktu itu. Kalau semuanya meminta tanda tangan, saya sebalikanya. Saya malah memberi sesuatu buat penyair Amel. Saya memberinya duah buah origami flapping bird yang aku buat secara iseng. Seneng banget. Soalnya, saya ngasihnya waktu dia sedang diwawancara sebuah stasiun tv iraq -el-iraqiyyah--, nah, dia beralih dari kamera, mendekati saya, dan kemudian meminta kameramennya untuk menyorot kami berdua. Huahahaha. Semua orang tertawa, karena yang saya berikan adalah kertas brosur yang saya sulap jadi sebuah mainan anak kecil. Hehehe. Biarin lah, itung-itung shodaqoh. Walaupun tanpa modal. Upss, modal kreatifitas, Bro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah deh, saya masih belum bisa cerita banyak. Soalnya, saya masih harus menuangkan ide yang lain. Ya, sesuatu yang memang harus selesai dalam waktu dekat. Mungkin, kapan-kapan saya akan membahas khusus tentang tempat yang unik ini. Maaf deh, kalau tidak memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O ya, buat temen-temen SAMAS, kunjungi aja bagian gallery, biar aku ga susah-susah membawakannya untuk kalian. Setelah dikopi, konfirmasi aja, apa saya harus dihapus atau tetap dipajang. Hehehe.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-6069876277828794845?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6069876277828794845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6069876277828794845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/03/el-sawy-culturewheel.html' title='El-Sawy Culturewheel'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jew5LPwVPBM/R83DafXcowI/AAAAAAAAAPE/sTKxgzvji4I/s72-c/IMG_4132.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-8571593539522860613</id><published>2008-03-03T09:14:00.001+02:00</published><updated>2008-03-03T09:21:57.603+02:00</updated><title type='text'>Tewur alias Ruwet</title><content type='html'>Kau bilang, suatu waktu Tuhan akan datang sendiri. Dia akan datang tanpa kita mintai kedatangan-Nya; tanpa kita harapkan kehadiran-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak, itu salah. Tuhan sudah hadir sebelum kita ada. Dia begitu dekat. Bahkan lebih dekat dari urat leher kita sendiri. Dia ada dimana-mana. Di semua tempat, di pori-pori kulit, di setiap hembusan nafas, di segala ruang dan waktu. Ya, Dia selalu hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rasa kau sedang tidak waras, kalau kau menganggap Tuhan akan memperhatikan kita kalau kita memperhatikan-Nya. Tidak. Sekali lagi, tidak. Tuhan selalu memperhatikan hamba-Nya, makhluk-Nya, ciptaan-Nya. Ia mengatur segalanya. Bahkan sampai kehidupan seekor semut, ia memperhatikannya. Mengaturnya. Tiada yang luput dari perhatiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku tahu kau sangat pandai. Rajin membaca buku, berguru kepada beberapa ulama yang kau sebut sebagai  syaikh. Kemudian kau belajar menyimpulkan. Belajar mengambil keputusan. Lalu kau berfatwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri merasa aneh. Kau adalah guruku. Kau mengajariku banyak hal. Kau ajari aku segala hal yang berhubungan dengan kehidupan ini, Agama. Ya, kau mengajari aku banyak hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika orang-orang mengatakan Tuhan sangat dekat, kau menentangnya. Dan tentu saja, aku lebih setuju dengan orang-orang itu. Lalu kau memperingatkanku, kau bilang ilmuku masih dangkal. Masih perlu banyak belajar. Aku menyangkal. Dan kemudian kau memberikan pertanyaan yang tidak bisa kujawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika Tuhan sangat dekat, kenapa kau memanggil-manggilnya dengan pengeras suara?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bisa diam. Aku menenangkan diri terlebih dahulu. Untuk menjawabnya, aku butuh seseorang di sampingku. Sebagai penyejuk hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-8571593539522860613?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8571593539522860613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/8571593539522860613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/03/tewur-alias-ruwet.html' title='Tewur alias Ruwet'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1531629406668642961</id><published>2008-03-03T08:20:00.000+02:00</published><updated>2008-03-03T08:21:16.245+02:00</updated><title type='text'>Sok tahu</title><content type='html'>O... Sekarang aku tahu...Sekarang aku tahu. Ya, sekarang aku tahu kenapa kau suka tersenyum daripada menangis; Sekarang aku tahu kenapa kau lebih suka menyendiri daripada beramai-ramai; sekarang aku tahu kenapa kau lebih banyak diam daripada berkata-kata. Ya, aku sudah tahu semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, mending kau lupakan semuanya. Sesuatu yang telah lewat tidak akan pernah kembali. Kecuali waktu memang benar-benar mengizinkannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kau, tiada kekuatan yang paling dahsyat daripada sang waktu. Waktu itu sangat hebat. Ketika kita menginginkanya lama, ia melesat begitu cepat. Tapi, kalau kita menginginkannya pergi, ia berjalan lambat. Lambat sekali. Seolah mengambil jeda dari hiruk pikuknya kehidupan yang fana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, mending kau lupakan semuanya. Tidak perlu kau susah-susah mengingatnya. Buat apa kau menyimpan sesuatu yang akan membuatmu menderita. Hapuslah semua memori itu. Atau kalau kau memang ingin mengingatnya, biarlah ia menjadi semacam kenangan saja. Atau kau anggap sebagai sejarah yang harus dipelajari. Agar di masa-masa selanjutnya, kau tidak akan mengulanginya lagi. Hanya orang tolol yang mengalami kesalahan yang sama sampai dua kali. Dan kukira, kau cukup cerdas untuk tidak melakukan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, lupakan semuanya. Lebih baik kau mulai berbenah. Menghapus semua kenangan yang akan membuatmu semakin menderita itu. Mulailah hidup baru. Dengan melupakan kenangan-kenangan pahitmu itu. Carilah sesuatu yang baru. Sesuatu yang akan membuatmu terlahir kembali. Dengan semangat hidup yang lebih keras dari sebelum-sebelumnya. Aku tahu kau bisa melakukan itu. Aku percaya kau bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang pernah berkata padaku, bahwa hati manusia itu sangat luas. Lebih luas dari langit dan bumi. Aku tahu. Kau punya hati. Dan aku juga tahu, bahwa hatimu itu lebih luas dari langit dan bumi. Bahkan lebih luas dari semua galaksi yang ada. Ya, aku tahu itu. Bukan tanpa alasan. Itu semua, karena hatimu bisa menampung beberapa hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1531629406668642961?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1531629406668642961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1531629406668642961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/03/sok-tahu.html' title='Sok tahu'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3326688051305099896</id><published>2008-02-25T19:43:00.002+02:00</published><updated>2008-02-25T22:13:54.525+02:00</updated><title type='text'>Kairo Semrawut</title><content type='html'>Awal tahun 2008 adalah awal tahun yang paling buruk yang pernah saya temui selama saya tinggal di Kairo ini. Ya, kejadian demi kejadian, kekerasan demi kekerasan, kejahatan demi kejahatan muncul di mana-mana. Kairo dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda yang berada di Kairo terutama yang berada di daerah Nasr city harus berhati-hati. Bahkan harus sangat hati-hati. Karena kondisinya sekarang sudah tidak aman. Anda harus waspada. Di setiap pojok-pojok gang, atau bahkan di gang depan dekat jalan besar, yang sepi, banyak pelaku kejahatan yang sedang menunggu korbannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus benar-benar waspada, karena pelaku bukan hanya akan merampas harta benda anda, tapi lebih dari itu, kesehatan anda, atau bahkan nyawa anda. Sudah ada beberapa korban, tapi sampai detiik ini belum ada tindakan yang tegas dari pihak berwenang. Hanya satu dua pelaku saja yang tertangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah yang rawan adalah di daerah Nasr city bagian Hay asyir. Di mana banyak mahasiswa Indonesia bermukim. Pelakunya adalah warga Mesir dan orang kulit hitam yang entah berkebangsaan apa. Yang menjadi korban tentu saja orang-orang yang dianggap lemah. Dan itu adalah kita, orang indonesia, orang asia. Sebenarnya bukan Indonesia saja yang menjadi korban, Malaysia, Singapura, juga thiland juga pernah mengalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelek-jelekan saya mencoba menganalisa, kenapa bisa seganas ini kota Kairo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menemukan beberapa titik yang saya anggap memang sangat berpengaruh terhadap kondisi seperti ini. Kalau kita pergi ke pasar, kita akan merasakan betapa harga-harga sudah berada di ujung langit. Contoh yang paling tampak adalah harga telur, dulu kita bisa mendapatkan satu tobak telur hanya dengan enam atau tujuh pound saja. Tapi sekarang, kita harus merogoh 18 sampai 22 pound untuk mendapatkan satu tobak telur. Gila, kenaikannya tidak tanggung-tanggung, sampai titik 300%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi ini akan sangat menekan kaum yang berpenghasilan pas-pasan. Pekerjaan sulit didapat sementara perut harus diisi tiap hari. Ditambah lagi dengan isu, ingat ini hanya sekedar Isu ya.., 'Babe kite' atau sering kita sebut sebagai 'sang jenderal' wibawanya sudah mulai merosot di mata rakyat. Kursinya mulai digoyang-goyang, dan kerajaannya mulai gonjang-ganjing.Mungkin karena repot mengurusi masalah itu, sehingga beliau tidak terlalu memperhatikan keamanan warga negara lain. Mungkin akan lain ceritanya kalau orang Mesir yang menjadi korban. Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada alasan lain, kenapa yang menjadi korban adalah kita, orang Indonesia, orang Asia. Ada seorang teman yang memberi alasan. Katanya, mereka (orang mesir, orang hitam) merasa benci kepada kita sebab sejak keberadaan kita di bumi ini, harga-harga semakin tidak terkendali. Para penjual semakin gila memasang harga karena kita tidak pernah menawar dalam membeli. Dan ini membuat mereka geram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu, bukanlah harga mati. Hanya perkiraan-perkiraan saja. Bisa benar, dan sangat bisa untuk salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, apa donk yang mesti kita lakuin?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3326688051305099896?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seruput.blogspot.com/feeds/3326688051305099896/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35515654&amp;postID=3326688051305099896&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3326688051305099896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3326688051305099896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/02/kairo-semrawut.html' title='Kairo Semrawut'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-1279189439885627275</id><published>2008-02-17T15:14:00.000+02:00</published><updated>2008-02-17T15:24:21.087+02:00</updated><title type='text'>Malaikat Jibril</title><content type='html'>Hehehey......&lt;br /&gt;Kamu itu mbok jangan sembrono. Iya, Rasul memang sudah sampai yang terakhir. Siapa yang tidak tahu kalau nabi Muhammad itu adalah rasul yang terakhir. Tapi jangan tergesa-gesa mengambil keputusan, kalau tugas malaikat jibril telah berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Trus, apa dia masih menyampaikan wahyu?"&lt;br /&gt;"tidak tahu"&lt;br /&gt;"Trus, kalau begitu malaikat Jibril ngapain"&lt;br /&gt;"tidak tahu"&lt;br /&gt;"Hahaha...kamu saja tidak tahu. Paling-paling jam segini ini malaikat Jibril sedang nongkrong di jalan menuju Surga. Sambil mulutnya mengepul-ngepulkan asap rokok no 1 di surga."&lt;br /&gt;"Hush... jaga mulutmu"&lt;br /&gt;"Aku lebih menjaga mulut daripada kamu"&lt;br /&gt;"maksudmu?"&lt;br /&gt;"Nah, itulah.... aku juga ga tahu"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-1279189439885627275?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1279189439885627275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/1279189439885627275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/02/malaikat-jibril.html' title='Malaikat Jibril'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3162921737949128910</id><published>2008-02-14T21:21:00.000+02:00</published><updated>2008-02-14T21:39:40.825+02:00</updated><title type='text'>Nafsu Berbuah Surga</title><content type='html'>Tadi pagi, saya bertemu dengan kawan lama. Ia sudah menikah, dan sekarang istrinya sedang mengandung. Ia bercerita banyak. Tentang perjuangannya mendapatkan belahan jiwanya, tentang kekerasan hati mertuanya, dan sebagainya. Tapi ia punya satu komentar yang langsung mengalir dalam benang dendritku yang kemudian disampaikan ke otakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ternyata menikah itu enak, lho!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehehe. Aku hanya tersenyum mendengar komentar itu. Dulu, aku pernah mendengar sebuah ceramah. Isinya sangat menggelitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada nafsu yang bisa berbuah surga kecuali mendatangi istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas tampak konyol. Tapi, setelah dipikir-pikir, benar juga. Kalau anda belum sampai, coba saja pikirkan, apa yang telah anda pelajari. Terutama bagi anda yang beragama islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, saya ingin bertanya pada anda. Tidak perduli anda lelaki atau perempuan. Apa yang anda inginkan setelah menikah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, lelaki dan perempuan itu berbeda. Tapi mereka punya kesamaan. Dan saya rasa, masing-masing dari kita sudah tahu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halah...opo iki??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3162921737949128910?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3162921737949128910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3162921737949128910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/02/nafsu-berbuah-surga.html' title='Nafsu Berbuah Surga'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-6503118879821690011</id><published>2008-02-04T21:23:00.001+02:00</published><updated>2008-02-04T21:23:52.701+02:00</updated><title type='text'>Memaafkan</title><content type='html'>Pujilah Tuhanmu yang juga Tuhanku. Hanya Dia-lah yang pantas kau puji. Bukan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak bisa menemukan bahasa yang lebih halus dari kata kurang ajar atas pujianmu di sore itu. Aku tidak pantas mendapatkan pujian darimu. Yang pantas bagiku adalah sumpah serapah menjijikkan. Bukan karena apa, karena aku memang tidak pantas mendapatkan pujian. Apalagi pujian itu berasal dari lidahmu yang seharum surga itu. Aku peringatkan kepadamu "Jangan kotori lidahmu dengan memujiku". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku sadar, mana bisa gadis sekalem dirimu menyumpah serapah. Kau yang selalu menghiasi bibirmu dengan al-qur'an dan hadits itu, hanya bisa mengucapkan kata-kata yang turun dari langit dan kalimat-kalimat beraroma surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pada kesempatan yang sangat sempit ini, aku ingin mengakui bahwa aku memang picik dan licik. Aku terlalu gegabah menilaimu. Aku minta maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tidak perlu menghiraukan permintaan maafku. Itu hanya basa-basi bibirku saja. Dan kau menolak. Lalu kau sampaikan alasanmu memaafkanku "Kalau aku tidak memaafkanmu, berarti aku lebih besar dari Tuhanku yang juga Tuhanmu itu,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya. Aku mengaku kalah. Bukan menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok, kita mulai lagi sesuatu yang baru. Serius.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-6503118879821690011?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6503118879821690011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/6503118879821690011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/02/memaafkan.html' title='Memaafkan'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-3533859186567763455</id><published>2008-02-04T20:52:00.000+02:00</published><updated>2008-02-04T20:54:41.121+02:00</updated><title type='text'>Tentang Orang2 di Kairo</title><content type='html'>Cukup banyak cerita. tapi tidak semuanya bisa diceritakan dengan baik. Bisa saja cerita-cerita itu malah bukan mencerahkan, tapi membuat kacau balau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi cerita yang ingin aku sampaikan ini, kurasa tidak akan membuatmu muntah karena mual mendengarnya. Juga tidak akan pening memikirkannya. Cerita ini cerita biasa; cerita tentang orang-orang di sini; di Kairo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertama kali aku menginjakkan kaki di bumi kinanah ini, aku merasa sangat jengah. Lebih dari itu, aku merasa sangat benci dengan tingkah polah dan kepongahan kota ini. Sungguh teramat berat hidup di kota ini. Keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak, aku punya beberapa alasan untuk membenci kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, semrawutnya lalu lintas yang selalu membuatku tidak tenang jika bepergian, walaupun hanya sebatas ke kampus. Dan tentu saja, alamat mobil lecet, dari mobil terbaru sampai yang paling kuno adalah pemandangan yang tidak aneh. Kalau terserempet, cukup katakan ma'alesy. Urusan beres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, sistem administrasi yang masih mempertahankan gaya kuno. Manual. Jadi, urusan yang seharusnya selesai hanya dalam lima menit, bisa memakan sampai beberapa hari. Cukup untuk dijadikan alasan bahwa hal yang remeh temeh itu memang cukup merepotkan. Pemborosan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Perangai orang-orangnya yang senga' álias menyebalkan, membuat tensi darah selalu naik ke ubun-ubun kepala. Cuman, karena aku orang timur --bukan timur tengah--, jadinya aku berusaha untuk tetap bersabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, cukup aku sebutkan tiga saja --bukankah kamu pernah bilang, bahwa banyak itu adalah lebih dari dua. Aku setuju denganmu. Lebih dari satu itu masih belum bisa dibilang banyak--, biar kamu setuju, bahwa memang banyak ketimpangan di kota ini. Dengan banyaknya tantangan yang membuatku tidak suka itu, aku mencari hal-hal yang bisa membuat aku betah tinggal di bumi seribu menara ini. Diantaranya adalah murahnya ilmu pengetahuan. Kuliah gratis, murahnya harga buku, dan murahnya berbagai fasilitas komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku tetap saja heran. Murahnya segala sesuatu, tidak menjadikan negara Piramida ini negara berkelas. Masih banyak pribumi yang masih hidup terlantar di tepi jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku berpikir dengan setengah keras. Lebih keras. Lebih keras lagi. Akhirnya aku menemukan jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau tidak semuanya, orang Mesir itu malas bekerja. Mereka hanya bangga dengan segala sesuatu yang telah diturunkan oleh generasi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang yang membuatku ngakak. Ada seseorang yang menuduhku sebagai pencuri, karena aku mendapatkan beasiswa dari Azhar. Menurutnya, aku adalah pencuri. Karena, merekalah yang seharusnya lebih berhak atas jerih payah bangsanya itu. Lho, aku jadi bingung sendiri. Aku tidak peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ada lagi yang bilang, orang China itu perampok. Alasannya karena produknya banyak beredar di negerinya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiuh...Wis embuh-kah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-3533859186567763455?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3533859186567763455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/3533859186567763455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/02/tentang-orang2-di-kairo.html' title='Tentang Orang2 di Kairo'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35515654.post-9218796783405597060</id><published>2008-01-28T17:17:00.000+02:00</published><updated>2008-01-28T17:35:03.143+02:00</updated><title type='text'>Bad Thing from Samsung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jew5LPwVPBM/R53z-JYO88I/AAAAAAAAAKU/J83C2vi_U88/s1600-h/Samsung+sgh-d415.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jew5LPwVPBM/R53z-JYO88I/AAAAAAAAAKU/J83C2vi_U88/s320/Samsung+sgh-d415.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160548997031457730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;my phone just stopped working..first the colors got distorted then the screen became plain white. Now once in a while it turns on and becomes normal for a min, which means i can see and do everything for less than a min then eventually it becomes white again. Also the sound doesn't work anymore, i cant hear anything on it. I would really like it fixed because i really liked this phone. Please show me how to fix this.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halloo ada yang punya solusi ga, nih. IMEI-nya:010306/00/227052/7&lt;br /&gt;Made in Korea, Jack. Please, Give me solution !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For my friends and my family, sorry. We can't connected for a while.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35515654-9218796783405597060?l=seruput.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/9218796783405597060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35515654/posts/default/9218796783405597060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seruput.blogspot.com/2008/01/hp-ku-rusak.html' title='Bad Thing from Samsung'/><author><name>N@phie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03903672174231353641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_jew5LPwVPBM/R53z-JYO88I/AAAAAAAAAKU/J83C2vi_U88/s72-c/Samsung+sgh-d415.jpg' height='72' width='72'/></entry></feed>
